oleh

Tim Bridge Manado-Polii Ungguli Kolkata-Gosh di Final Asia Cup

TIM Bridge Manado-Polii, yang didukung sejumlah pemain papan atas Indonesia, Bert Toar Polii sebagai Playing Captain (PC), Robert Parasian Tobing, Clief Tangkuman, Novry Kaligis, Uyun Musa, Yeni,  Tracy Polii, Paulus Sugandi, Apin Nurhalim dan Rustam Effendy, unggul  sementara atas Kolkata-Gosh dari India di segmen pertama babak final World Intercity Championship Asia Cup 2020, Selasa (15/09) malam.

Segmen pertama babak final yang dimainkan secara online di Bridge Base Online (BBO), Tim Manado-Polii unggul 52-46 Internasional Match Point (IMP). Secara keseluruhan untuk segmen pertama, Tim Manado-Polii unggul 158.23-131.94 atas Kolkata-Gosh karena skor hasil babak penyisihan juga dihitung oleh Panpel. “Memang saat babak penyisihan Manado-Polii pernah mengalahkan tim Kolkata-Gosh,” kata Bert Toar Polii.

Dikatakan Polii, pertandingan segmen kedua dari empat segmen akan dilanjutkan Kamis 17 September 2020. Selain Asia Cup, Bert Polii, yang juga tercatat sebagai salah satu personil PB Gabsi, mengatakan akan berlangsung Eropa Cup antara Ancona-Pasqua dari Italia melawan Bukarest dari Rumania.

Untuk Amerika Cup Atlanta dari Amerika Serikat akan bertanding melawan San Severo dari Italia. Afrika Cup akan diperebutkan Kairo Mesir melawan Tunisia. Sementara itu tim Indonesia lainnya Balikpapan-Dewantoro yang bertarung di Zone Australia telah memainkan segmen babak final melawan Amman-Al Rawashdeh dari Jordania.

Kompetisi ini digelar oleh Strizzi Maria Beatrice, Vianelli Simone, Pietro Martoreli dari Italia dan dipimpin oleh Turnamen Director dari World Bridge Federation Maurizio Di Sacco juga dari Italia. Kejuaraan online yang mempertandingkan dua divisi antar kota dunia, yaitu Atlantic Division dan Pacific Division berlangsung dua babak.(hja)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed