oleh

PLN Pastikan Kondisi Kelistrikan Aman Pasca Gempa 5,3 SR di Banggai Kepulauan

Barometer.co.id-Manado. PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo dengan sigap memastikan kondisi kelistrikan aman menyusul gempa bumi dengan magnitudo 5,3 SR terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (08/11).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa yang dirasakan di wilayah Luwuk dan Taliabu pada pukul 13.05 WITA tersebut tidak berpotensi Tsunami.

Agus Tasya selaku Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Luwuk menjelaskan bahwa sistem kelistrikan pada Unit Layanan Pelanggan Banggai yang merupakan wilayah kerja terdekat dengan lokasi gempa kondisi kelistrikan aman.

“Info dari petugas kami di Banggai bahwa semua sistem  aman pasca gempa terjadi, tidak ada kerusakan yang timbul dan tidak ada pelanggan yang terdampak kelistrikannya,” ujar Agus.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo, Leo Basuki mengungkapkan bahwa pasca gempa terjadi pihaknya dengan sigap langsung berkoordinasi dengan unit layanan terdekat dengan pusat gempa untuk mengecek dampak dari guncangan akibat gempa bumi tersebut.

“Kami langsung cek keadaan di unit-unit yang terdampak pasca gempa terjadi untuk mendapatkan informasi terkini serta memastikan pasokan listrik dalam keadaan aman,” kata Basuki.

Informasi pada pukul 14.15 WITA, untuk semua sistem kelistrikan dipastikan aman di seluruh unit yang berada dibawah PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Luwuk, serta seluruh personil dan aset PLN juga dipastikan aman.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan saat terjadinya bencana. Masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui Aplikasi PLN Mobile yang bisa di download di Play Store dan App Store. Nikmati Layanan PLN hanya dalam satu genggaman, PLN Mobile Semua Makin Mudah.(ing)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed