Barometer.co.id-Manado. Harapan Ketua Umum KONI Sulut, Brigjen TNI Purn Jerry Waleleng SE agar Wakil Bupati Minsel Brigjen TNI Purn Theodorus Kawatu ikut berperan dalam mewujudkan target besar Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus SE meraih peringkat 10 besar di PON XXII NTB-NTT Tahun 2028 disambut positif oleh Kawatu.

Sebagai mantan atlet berprestasi nasional bahkan internasional, plus pembina olahraga selama beberapa dekade di KONI Provinsi Sulawesi Utara, Theodorus Kawatu mengaku jika target Gubernur YSK sangat mungkin terealisasi. Namun ada sejumlah faktor yang harus dikedepankan dalam upaya meraih target tersebut.

Selain kerja keras dari seluruh Stakeholder Olahraga di Sulut plus pemangku kepentingan dalam pemerintahan baik di tingkat provinsi hingga kabupaten kota, juga perlu adanya komitmen dari para pimpinan cabang olahraga. Sebab, pembinaan atlet berprestasi ujung tombaknya ada di masing masing cabang olahraga.

“Tersedianya atlet yang berpeluang untuk meraih prestasi nasional ada di masing masing cabang olahraga. Jika pembinaan dilakukan secara terstruktur di tingkat cabang olahraga, saya yakin ada atlet yang bisa diorbitkan hingga meraih prestasi nasional,” kata Kawatu yang pernah mendapat kepercayaan dari Ketua Umum KONI Sulut Olly Dondokambey dan Steven Kandouw sebagai Ketua Harian KONI.

Menurut Kawatu yang pernah merasakan atmosfir latihan di Pelatnas Cabang Olahraga Atletik, yang tahu persis potensi atlet ada di cabang olahraga. Artinya, jika ingin mengorbitkan atlet hingga meraih prestasi nasional pimpinan cabor harus terlibat secara langsung. Jadi, pimpinan cabor janganlah hanya pajang nama sebagai ketua, sekretaris atau bendahara kemudian tidak pernah tahu siapa atlet yang berpotensi meraih prestasi.

Jika rekrutmen di tingkat cabang olahraga berjalan mulus baru kemudian dikoordinasikan dengan unsur pendukung seperti KONI dan Pemerintah Daerah lewat instansi Dispora soal prestasi di level tinggi termasuk pendanaannya. Ketika hirarki pembinaan atlet sudah berjalan dengan baik, baru akan diperoleh calon atlet yang siap berprestasi di tingkat nasional.

Untuk menciptakan atlet berprestasi nasional di Kabupaten Kota menurut Kawatu peran Cabor, KONI dan Pemerintah sangat besar. Di tingkat cabang olahraga, diperlukan kepengurusan yang solid dan eksis dalam menjalankan program pembinaan termasuk didalamnya evaluasi peluang dan tantangan prestasi ke depan.(Denny)