Barometer.co.id-Manado. Megamall Manado telah dibuka kembali pada 16 September 2026 setelah peristiwa kebakaran yang terjadi pada 16 Mei 2026 lalu. Pembukaan kembali mall yang berada di kawasan bisnis Megamas Manado ini sekaligus menggerakkan lagi perekonomian ribuan orang.
Mereka terdiri dari karyawan tenant di Megamall, maupun pengemudi angkutan online dan ojek online. Selain itu, hotel dan beberapa tenant yang berada di Kawasan Megamas juga ikut terimbas saat Megamall ditutup untuk perbaikan.
Direktur Megamas Manado, Amelia Tungka mengatakan, jumlah karyawan yang bekerja di tenant di Megamall sekitar 800 hingga 900 orang. Dan jika ditambah dengan keluarganya maka jumlahnya lebih dari 1.000 orang.
“Untuk itu saya lega karena kami bisa membuka kembali Megamall dan bisa menggerakkan lagi perekonomian karyawan maupun mereka yang terdampak,” kata Amelia kepada Barometer.co.id, Jumat (18/09/26).
Bahkan untuk skala yang lebih besar lagi, dibukanya kembali Megamall akan meningkatkan perekonomian kota Manado dan juga Sulawesi Utara. Sebab perputaran uang di Megamall dan juga Megamas yang telah menjadi pusat bisnis di Manado sangat besar.
Amelia mengatakan, pekerjaan perbaikan yang dilakukan akibat kebakaran lalu cukup banyak. Namun semua telah dilakukan dengan baik sehingga Megamall dapat kembali dibuka dan bisa kembali melayani pengunjung.
Dan setelah dibuka kembali, Megamall langsung dipadati pengunjung. Apalagi beberapa tenant memberikan diskon yang cukup besar sehingga menarik pengunjung.(jou)
