Manado –Kepala Cabang Dinas Talaud Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut Dr Sri Ratna Pasiak mengatakan bahwa mulai pekan depan, beberapa SMA/SMK di Talaud sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.
Kata Pasiak, memang belum semua SMA/SMK bisa melakukan pembelajaran tatap muka, pihaknya masih terus memantau kesiapan masing-masing sekolah.


“Memang baru beberapa sekolah yang mampu menyiapkan protokol kesehatan covid-19. Kami juga tak ingin terburu-buru. Jadi, kemungkinan baru lima atau enam sekolah yang membuka pembelajaran tatap muka di sekolah, yang lain nanti menyusul,” ungkap Pasiak, Sabtu (15/10), saat ditemui di Hotel Aryaduta pada kegiatan evaluasi DAK Fisik SMA yang dilaksanakan oleh Dinas Dikda Sulut.


Menurut Pasiak, pihak sekolah dalam hal ini kepsek harus memastikan sekolahnya benar-benar siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Tempat cuci tangan harus disiapkan dibeberapa tempat untuk menghindari penumpukan siswa.
“Jadi, protap harus diikuti, sehingga keselamatan siswa dan guru selama mengikuti pembelajaran tatap muka dapat terjamin,” tukasnya.


Lanjut kata Pasiak, peran orangtua juga sangat penting untuk menjamin keselamatan siswa sejak dari rumah hingga tiba di sekolah.


“Kami juga mewajibkan orangtua mengisi surat pernyataan untuk mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Kendati demikian, orangtua bisa mengajukan keberatan tapi siswa tetap akan dilayani lewat pembelajaran jarak jauh apakah melalui daring maupun luring,” ujarnya.


Di mana sebut Pasiak, ada beberapa checklist yang harus dilengkapi kepsek supaya bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka.


“Kami memang agak hati-hati membuka kembali sekolah, mengingat ancaman penyebaran covid-19 masih perlu diwaspadai secara serius,” tandasnya.(eau)