Barometer.co.id-Kotamobagu. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Kotamobagu membayarkan manfaat program Jaminan Kematian (JKm) Rp 42.000.000,- juta kepada dua ahli waris di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Selasa, (19/09).
Penyerahan secara simbolis dilakukan di desa Salongo dan desa Sinandaka yang dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu Syafril, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga kerja, Muh Basri Sutrimo, S.STP dan perangkat desa setempat.
Penyerahan santunan diserahkan kepada istri alm Ahmat Husain yang merupakan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan dan istri alm Yusmanto Mudin yang bekerja sebagai Aparat desa Sinandaka.
Muh Basri Sutrimo menyampaiakan, “Pemda bekerjasama dengan BPJamsostek untuk melindungi masyarakat melalui program Berkah untuk melindungi masyarakat petani dan nelayan yang pada hari ini kita lihat salah satu manfaatnya dan telah dipastikan ahli waris sudah menerima manfaat jaminan kematian sebesar Rp 42.000.000,-,” katanya.
Dalam proses pencairan manfaat Jaminan Kematian pada BPJamsostek ahli waris tidak dipungut biaya apapun dan seluruh manfaat langsung ditransfer ke rekening ahli waris.
Pada kesempatan yang sama Syafril menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya alm Ahmat Husain dan alm Yusmanto Mudin yang merupakan peserta BPJamsostek semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan semoga santunan yang diterima bisa bermanfaat.
“Terima kasih kepada Pemkab Bolaang Mongondow Selatan yang telah mendaftarkan masyaratnya menjadi peserta BPJamsostek melalui program BERKAH. Dimana dalam program tersebut Pemda mendaftarkan 7.225 pekerja rentan yang terdiri dari masyarakat yang bekerja sebagai petani dan nelayan. Selain pekerja rentan, Pemkab Bolsel juga mendaftarkan 1.434 non ASN dan 1.154 Aparat desa sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan dalam 2 (dua) program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jainan Kematian,” tambah Syafril.
Di tempat berbeda Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Sunardy Syahid menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Selatan atas perlindungan kepada para pekerja rentan di wilayah Bolaang Mongondow Selatan.
“Ini bukti hadirnya negara dalam masyarakat, manfaat santunan yang diberikan kepada ahli waris pekerja ini semoga bisa berguna untuk keluarganya,” ujar syahid.(jm)
