Barometer.co.id-Kotamobagu. Memperingati HUT Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu bersinergi dengan TNI Angkatan Laut yang ada di pos Angkatan Laut Labuan Uki dan komunitas lingkungan BMR Forum Hijau serta Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menggagas kegiatan bersih pantai.

Kegiatan ini mengangkat tema “Laut Merdeka Sampah Plastik” yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai yang berharga. Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Manajer PLN UP3 Kotamobagu, Anjar Widyatama, Asisten Manajer Keuangan & Umum PLN UP3 Kotamobagu, Rahmawatie Datau.

Acara yang dilaksanakan di Pantai Pasir Putih, Labuan Uki itu melibatkan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang secara sukarela berkumpul untuk memberikan kontribusi mereka dalam menjaga keindahan alam dan mengurangi dampak sampah plastik terhadap ekosistem laut.

Pantai Pasir Putih dan Labuan Uki adalah destinasi wisata alam yang populer di wilayah Bolaang Mongondow, tetapi sayangnya, akhir-akhir ini pantai ini juga mengalami peningkatan masalah sampah plastik, yang disebabkan oleh kurangnya kepedulian warga dalam menjaga kebersihan pantai. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memerangi masalah ini.

Kegiatan dimulai pada pukul 7 pagi (13/8) di mana peserta membawa alat bersih-bersih seperti sarung tangan, kantong sampah, dan alat pengambil sampah untuk membantu mengumpulkan sampah yang tersebar di sepanjang pantai pasir putih, setelah itu peserta kegiatan bertolak ke Pantai Labuan Uki yang berjarak kurang lebih 20 km untuk melanjutkan kegiatan bersih pantai dil okasi berikutnya.

“Kami merasa terpanggil untuk menjaga keindahan alam ini agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Sampah plastik adalah ancaman serius bagi laut dan makhluk-makhluk yang hidup di dalamnya. Dengan bersatu dan membersihkan pantai, kami berharap dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat lainnya dan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN khususnya dalam menjaga lingkungan,” ujar Datau.

Selama beberapa jam, peserta dengan antusias membersihkan pasir pantai dan area sekitarnya. Berbagai macam sampah ditemukan, termasuk botol plastik, kantong plastik, gelas sekali pakai, serta berbagai jenis limbah lainnya. Selain membersihkan pantai, juga ada sesi edukasi yang diselenggarakan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga yang bijaksana.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Ari Dartomo saat ditemui di tempat terpisah memberikan komentar bahwa PLN melalui berbagai kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bahkan bersinergi dengan banyak pihak berkomitmen untuk dapat memberi dampak pada pelestarian ekosistem pesisir dan laut.

“PLN memandang bagaimana lingkungan yang ideal di mana sektor pariwisata dapat berkembang secara potensial, masyarakat dapat hidup dengan nyaman, dan ekosistemnya tetap terjaga. Untuk itu kami berupaya berkontribusi lebih pada berbagai upaya ini,” imbuh Dartomo.

Kegiatan bersih pantai ini bukan hanya tentang membersihkan sampah fisik, tetapi juga tentang meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam. Berbagai kampanye dan upaya PLN dalam menjaga kelestarian lingkungan dapat diakses langsung pada menu PLN Magazine pada aplikasi PLN Mobile. Aplikasi PLN Mobile sendiri dapat diunduh secara gratis dari Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iPhone.(ing)