Barometer.co.id, Manado – Harga beras di Sulawesi Utara dipastikan masih aman dan stabil! Tim Satgas Pengendalian Harga Beras yang terdiri dari Polda Sulut, Bulog, dan Dinas Pangan Sulut, kembali turun ke lapangan melaksanakan sidak di Minahasa Utara dan Kota Manado, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirkrimsus Polda Sulut Kombes Pol Fx Winardi Prabowo, didampingi Wadir AKBP Uki Ginting serta Kepala Dinas Pangan Sulut Frangky Tintingon.
Sejumlah lokasi menjadi target pemantauan, mulai dari Pasar Aermadidi, Tru Farm Minahasa Utara, Fresh Mart Paniki Manado, hingga agen UD Padi Mas Kanaka.
Fokus utama tim adalah memastikan harga beras di pedagang tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.“Hari ketiga kita melakukan pemantauan, ada enam lokasi yang kita cek. Baik beras premium, medium, maupun SPHP, semuanya masih sesuai HET, bahkan ada yang di bawah HET. Jadi sejauh ini belum ditemukan yang melebihi batas harga eceran tertinggi,” ujar Kombes Pol Fx Winardi Prabowo.
Winardi juga memastikan bahwa stok beras di Sulut dalam kondisi aman, bahkan menjelang akhir tahun.“Tiga bulan ke depan akan ada panen raya. Stok beras di Sulut masih mencukupi dan dalam keadaan aman,” tambahnya.
Dari hasil pemantauan, harga beras di pasar tradisional maupun ritel modern masih stabil. Kepala Dinas Pangan Sulut Frangky Tintingon menyebutkan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari sidak sebelumnya yang bertujuan menjaga kestabilan harga dan pasokan di daerah.
“Rata-rata harga masih sesuai HET. Kami harap stabilitas ini bisa terus terjaga agar masyarakat tidak terbebani dan pemerintah punya dasar kuat untuk langkah kebijakan berikutnya,” kata Frangky.
Tak hanya memantau harga, tim juga melakukan pemasangan banner HET dari Badan Pangan Nasional di beberapa kios dan agen beras sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.Pihak Satgas menegaskan, pelaku usaha yang menjual di atas HET akan mendapat sanksi tegas, mulai dari administratif hingga pencabutan izin usaha.
Sebagai informasi, sesuai ketentuan HET wilayah Zona I (meliputi Lampung, Sumatera Selatan, Jawa, Bali, NTB, dan Sulawesi), harga beras saat ini ditetapkan sebagai berikut:Beras Premium: Rp14.900/kg Beras Medium: Rp13.500/kgBeras SPHP: Rp12.500/kg Dengan kondisi harga dan stok yang terpantau aman, Satgas berharap masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi akhir tahun.
“Yang penting, tidak ada permainan harga. Kita jaga bersama agar beras tetap terjangkau untuk semua,” tutup Kombes Winardi.
