Barometer.co.id, Manado – Keberadaan Pertambangan emas di Potolo Desa Tanoyan Utara Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), telah memberi harapan baru bagi masyarakat penambang lokal diwilayah tersebut. Meski dikategorikan ilegal, namun telah memberikan dampak positif yang signifikan begi ekonomi masyarakat.

Dimana, ada ratusan masyarakat telah bergantung hidup pada aktivitas tambang yang dikelolah oleh investor di lokasi tersebut.

Mereka, diberikan kebebasan mengambil material untuk dikelolah sendiri. Tak hanya itu Investor juga memberikan lapangan kerja untuk masyarakat dengan gaji yang memuaskan. Selain itu kepentingan masyarakat pun selalu diutamakan baik itu kepentingan umum atau pribadi.

“Keberadaan investor di Potolo, telah banyak memberikan kontribusi dan menjadi solusi alternatif kami mengais rejeki untuk kebutuhan hidup keluarga,” ungkap sendy warga Desa Tungoi Kecamatan Lolayan.

Mereka berharap aktivitas tambang di Potolo menggunakan alat berat excavator terus berlanjut, agar masyarakat bisa bekerja mencari nafkah di lokasi tambang itu untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama kebutuhan makan setiap hari dan bisa membiayai anak sekolah.

“Sejak adanya aktivitas tambang menggunakan alat berat di Potolo, kebutuhan ekonomi kami keluarga bisa terpenuhi. Kami tidak lagi terlibat ngutang beras dan kebutuhan dapur, karena setiap hari kami pulang rumah selalu membawa uang berkat bekerja di lokasi itu. Kami sangata bersyukur dan berterima kasih kepada investor yang selalu peduli kepada masyarakat,” ucap Sendy.

Disini juga kami bekerja tidak dimintai persyaratan apa pun seperti ijazah dan keahlian atau pengalaman kerja seperti diperusahaan resmi.

Selain mendapatkan material untuk dikelolah sendiri, pekerjaan yang diberikan kepada kami hanya diminta ikut membantu menjaga prosesnya agar bisa berjalan bagus,” kata mereka.

Selain di Potolo, aktivitas pertambangan emas di Oboy Desa Pusian Bersatu Kecamatan Dumoga pun dinilai sama telah banyak memberikan dampak positif untuk masyarakat.