Barometer.co.id, Manado Pada peringatan HUT ke-80 Korps Brimob, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie menyampaikan tiga arahan penting kepada seluruh personel Brimob Polda Sulut. Arahan tersebut menjadi pedoman untuk memperkuat profesionalisme sekaligus menjaga kepercayaan publik di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa arahan pertama adalah kewajiban setiap personel untuk taat asas.

“Brimob adalah satuan yang kuat karena berdiri di atas asas dan aturan yang jelas. Saya minta setiap anggota benar-benar memegang teguh disiplin, prosedur, dan nilai dasar kepolisian. Taat asas ini yang menjaga marwah institusi,” tegas Kapolda.

Arahan kedua, Kapolda meminta seluruh personel terus meningkatkan kemampuan di setiap fungsi, baik taktis, teknis, maupun operasional.

“Ancaman keamanan terus berkembang. Karena itu kemampuan harus terus diasah. Setiap fungsi, setiap kompetensi, harus meningkat. Brimob harus menjadi satuan yang adaptif, siap kapan pun diperlukan,” ujarnya.

Sementara arahan ketiga menekankan pentingnya menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas.“Kekuatan Brimob bukan hanya pada kemampuan bertindak, tetapi juga pada kemampuan menahan diri dan menjaga nilai kemanusiaan. Semua operasi, semua kegiatan, harus tetap menghormati hak asasi manusia,” pesan Kapolda.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Brimob Polda Sulut yang dinilainya telah menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan.“Saya memantau langsung pergerakan anggota, terutama saat situasi bergejolak di beberapa daerah waktu lalu.

Brimob Polda Sulut sigap, cepat, dan tepat sehingga kamtibmas tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.Peringatan HUT ke-80 ini menjadi momentum bagi Brimob Polda Sulut untuk memperteguh komitmen pengabdian serta memperkuat peran dalam melindungi dan melayani masyarakat.