Barometer.co.id-Manado. Maskapai TransNusa kembali membuka rute internasional dari Bandara Sam Ratulangi Manado. Kali ini, TransNusa membuka rute Bandar Udara Internasioinal Sam Ratulangi Manado-Taiwan Taoyuan International Airport. Penerbangan perdana atau inaugural flight dari Taiwan dilakukan pada Sabtu (14/02/25) dengan membawa 137 penumpang.
Untuk melayani rute ini, TransNusa menggunakan pesawat Airbus A320 dengan nomor penerbangan 8B-702 dan jarak tempuh 3 jam 45 menit. TransNusa melayani rute ini setiap 5 hari sekali. Penerbangan perdana TransNusa ini disambut dengan water salute di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Kedatangan para penumpang dari Taiwan yang merupakan wisatawan ini, disambut oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Walikota Manado Andrei Angouw, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, GM PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko serta para pejabat lainnya dan Chairman Cocos Tour Indonesia, Lentono yang mendatangkan wisatawan asal Taiwan ini.
Para wisatawan tersebut disambut hangat dengan pengalungan kain bentenan, sebagai bentuk apresiasi telah berkunjung ke bumi Nyiur Melambai. Pesawat yang membawa rombongan wisatawan asal Taiwan ke Manado ini merupakan penerbangan charter yang difasilitasi oleh Cocos Tour Indonesia.
Dibukanya penerbangan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas internasional sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara. Bandara Sam Ratulangi pun memperkokoh posisinya sebagai hub wisata dan investasi dari Asis Timur ke Indonesia. “Syukurlah pada penerbangan awal ini, animo wisatawan Taiwan datang ke Manado sangat besar,” ujar Lentono didampingi Direktur Cocos Indonesia Dino Gobel.
Gubernur Sulut menyampaikan bahwa pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi perlu meningkatkan kunjungan wisatawan. Untuk itu, ia menitipkan ke Kementrian Pariwisata agar ikut mempromosikan potensi pariwisata Sulawesi Utara. Pemerintah Provinsi Sulut sendiri telah menyiapkan infrastruktur pariwisata.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementeria Pariwisata (Kemenpar) Vinsensius Jemadu dalam sambutannya menyampaikan bahwa gubernur mengemban tugas dari presiden untuk mengembangkan pariwisata di sulut. Ia juga memberikan apresiasi kepada Cocos Tour Indonesia terhadap dibukannya penerbangan kali ini.
Walikota Manado Andre Angouw mengatakan, pihaknya berharap rute ini bisa dipertahankan dan berkesinambungan. “Pemerintah Kota Manado siap menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut turis asal Taiwan. Manado dan Sulawesi Utara memiliki destinasi pariwisata unggulan, seperti wisata bahari, kuliner dan budaya,” katanya.
Dibukanya rute ini diharapkan semakin mempererat hubungan dan kerja sama antara Taiwan dan Indonesia, khususnya Sulawesi Utara. Hal ini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, perhotelan, UMKM dan industri kreatif.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyampaikan bahwa dibukanya kembali rute internasional ini merupakan momentum penting untuk pengembangan trafik penerbangan internasional.
“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas beroperasinya rute Manado-Taipei oleh maskapai TransNusa. Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan dan konektivitas internasional, serta memperkuat posisi Bandara Sam Ratulangi sebagai pintu gerbang udara di kawasan Indonesia Timur,” ujar Radityo.
Bandara Sam Ratulangi Manado menurutnya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan operasional dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang. Selain itu, juga akan memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder penerbangan guna mendukung kelancaran operasional penerbangan internasional.
Dengan bertambahnya rute internasional ini, Bandara Sam Ratulangi Manado diharapkan dapat terus berperan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sulawesi Utara.(jou)
