Barometer.co.id-Manado. Kodam XIII/Merdeka membangun 14 jembatan ‘Perintis Garuda’ dan jembatan beton di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Pembangunan jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis nasional di bidang infrastruktur,” kata Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, pada peletakan batu pertama pembangunan jembatan Perintis Garuda dan jembatan beton di Desa Talawaan Atas, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu.

Program tersebut, kata Pangdam merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pelosok.

“Pembangunan jembatan ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam meningkatkan konektivitas, membuka isolasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, program pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari target nasional yang mencapai ribuan jembatan di seluruh Indonesia.

Sementara, Kodam XIII/Merdeka turut ambil bagian dalam pembangunan jembatan tersebut.

Pangdam juga berharap kepada seluruh pelaksana agar pembangunan dilakukan secara cepat namun tetap mengutamakan kualitas.

“Saya harapkan pembangunan ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik, sehingga jembatan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, minimal hingga 50 tahun ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Utara Joune JE Ganda mengatakan, kondisi geografis wilayah Talawaan Atas yang berbukit dan dilintasi sungai menjadi tantangan tersendiri dalam mobilitas masyarakat.

“Diharapkan adanya pembangunan jembatan ini dapat memperlancar akses transportasi, meningkatkan produktivitas, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kodam XIII/Merdeka akan membangun sebanyak 14 jembatan di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, meliputi jembatan gantung dan jembatan beton.(ANTARA)