Barometer.co.id-Manado. Kepala Basarnas Sulawesi Utara George Mercy Randang mengajak pelaku usaha wisata mengawasi pengunjung setelah empat remaja terseret ombak di Pantai Tuturuga, Kabupaten Minahasa, tiga di antaranya meninggal.

“Pelaku usaha di bidang pariwisata diharapkan lebih intensif melakukan pengawasan terhadap pengunjung, khususnya di lokasi wisata perairan,” katanya di Manado, Minggu (23/08/26)

Selain itu, para pengelola wisata diharapkan membekali petugas dengan pengetahuan dan keterampilan Search and Rescue (SAR), khususnya bantuan hidup dasar sehingga dapat memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat ketika terjadi kondisi darurat sebelum tim SAR tiba di lokasi.

“Kecepatan dalam memberikan pertolongan pertama sangat penting untuk menyelamatkan nyawa. Karena itu, kami mendorong seluruh pengelola wisata untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kompetensi petugas dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

Basarnas juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah pantai, selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan.

Pada Sabtu (22/8), empat remaja yang terseret ombak saat berenang sekitar pukul 17.30 Wita di Pantai Tuturuga, yaitu Kenzy Lengkong (17), warga Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan (belum ditemukan), Candra Pitoy (17), warga Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan (ditemukan dan meninggal di rumah sakit).

Selain itu, Grazelli Kindangen (18), warga Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan (ditemukan dan meninggal di rumah sakit) serta Miki Somba (16), warga Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan (ditemukan dalam keadaan selamat dan masih dirawat di rumah sakit).

Seorang korban, Kenzy Lengkong ditemukan keesokan harinya dalam kondisi meninggal dunia.

Sejumlah peralatan SAR turut dikerahkan saat mencari Kenzy di antaranya rescue truck, rescue car, rubber boat, peralatan selam, water rescue, aqua eye, drone thermal, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan pendukung lainnya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dan memberikan dukungan dalam proses pencarian dan evakuasi. Semoga kerja sama dan sinergitas ini terus terjaga dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat,” ujar George Mercy Randang.(ANTARA)