Barometer.co.id-Jakarta. PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) bersama Coca-Cola Indonesia telah menyelesaikan rangkaian Festival Sepak Bola Rakyat di lima kota di Indonesia, yaitu Labuan Bajo, Jakarta, Palu, Makassar dan Manado. Sebagai wadah pengembangan talenta muda sepak bola Indonesia, festival ini melibatkan lebih dari 1.700 peserta berusia 16–18 tahun dari 78 sekolah, klub dan komunitas, serta menarik lebih dari 4.000 penonton sepanjang penyelenggaraannya.

Pelaksanaan Festival Sepak Bola Rakyat di Manado pada 25–27 Juni 2026 menjadi penutup perjalanan festival yang dimulai sejak Desember 2025. Melalui rangkaian kegiatan ini, GGN bersama Coca-Cola Indonesia menghadirkan wadah pembinaan yang mempertemukan pemain muda, pelatih, komunitas, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan talenta sepak bola usia muda.

Di setiap kota, para peserta mendapatkan pengalaman melalui coaching clinic, coaching seminar, pertandingan kompetitif, serta berbagai aktivitas komunitas yang mendorong sportivitas, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus berkembang. Festival ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal melalui keterlibatan hampir 30 UMKM di lima kota penyelenggaraan, yaitu Labuan Bajo, Jakarta, Palu, Makassar, dan Manado.

Rizky Aidi, Direktur PT Garuda Gemah Nusantara (GGN), menyatakan, “Festival Sepak Bola Rakyat telah sukses diselenggarakan di lima kota dengan melibatkan ribuan peserta dari 78 sekolah, klub, dan komunitas. Antusiasme yang kami lihat di setiap kota menunjukkan bahwa sepak bola memiliki tempat yang istimewa di hati generasi muda dan masyarakat Indonesia. Bersama dukungan PSSI dan Coca-Cola Indonesia, kami berharap festival ini dapat terus membuka lebih banyak ruang bagi talenta muda di berbagai daerah untuk belajar, bertanding, membangun karakter, dan mengembangkan potensi mereka.”

Dari Labuan Bajo hingga Manado, Membuka Lebih Banyak Peluang bagi Talenta Muda Daerah

Rangkaian Festival Sepak Bola Rakyat dimulai di Labuan Bajo pada 12 Desember 2025, dilanjutkan ke Jakarta pada 22 Januari 2026, Palu pada 24–26 April 2026, Makassar pada 21–23 Mei 2026, dan ditutup di Manado pada 25–27 Juni 2026. Pemilihan lima kota ini mencerminkan semangat untuk menghadirkan kesempatan dan pengalaman sepak bola yang lebih merata bagi talenta muda di berbagai daerah di Indonesia.

Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum PSSI, menilai bahwa inisiatif seperti Festival Sepak Bola Rakyat memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan.

“Pembinaan sepak bola usia muda membutuhkan proses yang konsisten serta dukungan dari berbagai pihak. Festival Sepak Bola Rakyat menjadi wadah yang bermakna karena mempertemukan pemain muda, pelatih, orang tua, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem. Bagi peserta usia 16–18 tahun, pengalaman seperti ini sangat penting karena mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas, serta membangun mentalitas untuk terus berkembang,” ujar Ratu Tisha.

Selain berbagai kegiatan di lapangan, semangat Festival Sepak Bola Rakyat juga diperluas melalui kanal digital, salah satunya melalui Podcast ‘Nobar (Ngobrol Bola Ramean) with Coca-Cola’ yang menghadirkan sejumlah figur sepak bola Indonesia. Berdasarkan data amplifikasi digital, delapan episode podcast tersebut mencatat total 518.789 tayangan (views), 1.080 komentar, dan 3.519 likes. Capaian ini menunjukkan bahwa semangat sepak bola rakyat tidak hanya mendapat antusiasme dari peserta dan komunitas di lapangan, tetapi juga mampu menjangkau audiens yang lebih luas di ruang digital.

Komitmen Coca-Cola Indonesia dalam Mendukung Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

Sejalan dengan momentum FIFA World Cup 2026™, Coca-Cola Indonesia memandang sepak bola sebagai medium yang kuat untuk menghadirkan semangat kebersamaan lebih dekat dengan masyarakat. Dukungan terhadap Festival Sepak Bola Rakyat merupakan bagian dari komitmen Coca-Cola Indonesia dalam menghadirkan pengalaman yang positif, inklusif, dan relevan bagi generasi muda serta komunitas sepak bola di berbagai daerah di Indonesia.

“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat lintas generasi dan latar belakang. Bagi kami, Festival Sepak Bola Rakyat menjadi cara yang bermakna untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus merayakan semangat FIFA World Cup 2026™. Melihat lebih dari 1.700 peserta muda dari lima kota menjadi bagian dari perjalanan ini merupakan hal yang sangat berarti. Kami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi generasi muda untuk percaya pada potensi mereka, sekaligus merayakan sepak bola dengan cara yang positif dan inklusif.” ujar Eva Lusiana, President Director Coca-Cola Indonesia.

Selain mendukung pengembangan talenta di tingkat komunitas dan usia muda, Coca-Cola Indonesia juga mendorong pembinaan sepak bola di tingkat universitas melalui ajang ‘Coca-Cola University League’. Hingga saat ini, inisiatif tersebut telah menyelenggarakan 98 pertandingan di dua wilayah, melibatkan lebih dari 40 mahasiswa sukarelawan dan 21 perangkat pertandingan, serta menjangkau komunitas digital dengan lebih dari 6.918.814 tayangan video, bahkan sebelum dimulainya ekspansi berskala nasional.

Capaian ini mencerminkan komitmen Coca-Cola Indonesia dalam mendukung pengembangan ekosistem sepak bola di berbagai jenjang, mulai dari komunitas, pelajar, hingga talenta muda di tingkat universitas.

Pelatih sepak bola Indonesia, Fabio Oliveira, turut menekankan pentingnya memberikan kesempatan bagi talenta muda di berbagai daerah untuk bermain dan berkembang.

“Banyak pemain muda memiliki semangat dan kemampuan yang menjanjikan. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, pembinaan yang tepat, dan lingkungan yang mendukung. Festival seperti ini penting karena memberikan pengalaman langsung bagi para peserta untuk bermain, belajar, dan memahami nilai-nilai sepak bola secara lebih luas. Dari pengalaman tersebut, mereka dapat membangun kepercayaan diri dan motivasi untuk terus berkembang,” ujar Fabio.

“Melalui keberhasilan penyelenggaraan Festival Sepak Bola Rakyat di lima kota serta Coca-Cola University League, Coca-Cola Indonesia bersama GGN berharap dapat terus menginspirasi penguatan pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia. Ke depan, semangat yang telah terbangun melalui berbagai inisiatif ini diharapkan dapat terus mendorong terciptanya ruang-ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, dan merayakan kebersamaan melalui sepak bola.” tutup Eva.(jou)