Barometer.co.id-Manado. Penerbangan dari Bandara Sam Ratulangi Manado ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta sampai dengan Senin (07/09/26) masih ditutup akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko mengatakan jadwal penerbangan Jakarta-Manado pada Senin ada tujuh, sedangkan Manado-Jakarta enam penerbangan. “Sampai dengan siang ini, enam penerbangan dari Jakarta sudah dibatalkan, sedangkan satu penerbangan lainnya masih stand by di Bandara Seokarno-Hatta. Begitu juga penerbangan dari Manado ke Jakarta, lima penerbangan sudah dibatalkan dan satu standby,” kata Radityo, Senin.

Penerbangan Jakarta-Manado yang dibatalkan yaitu Citilink QG300, Batik Air ID6274 dan ID6742, Garuda Indonesia GA606, GA600 dan GA602. Sedangkan satu penerbangan yang masih stand by yaitu ID6280 dengan 136 penumpang

Penerbangan Manado-Jakarta yang dibatalkan yaitu Citilink QG301, Batik Air ID6271, ID6743 dan ID6281 serta Garuda Indonesia GA607 dan GA601.

Radityo mengatakan, penumpang yang dijadwalkan berangkat pada penerbangan tersebut melakukan reschedule dan refund.

Diketahui, akibat erupsi gunung Anak Krakatau yang menyemburkan abu vulkanik telah menyebabkan empat bandara ditutup. Empat bandara yang ditutup yaitu Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Husein Sastranegara Bandung serta Bandara Radin Inten II Lampung. Berdasarkan Notam dari AirNav Indonesia, empat bandara tersebut ditutup hingga Senin pukul 18.00 WIB.(jou)