Barometer.co.id-Manado. Sejumlah SPBU di Kota Manado pada Senin (04/04) sore sekitar jam 15.00 WITA kehabisan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Sementara SPBU yang masih memiliki stok Pertalite seperti di SPBU COCO Boulevard diserbu kendaraan.

Antrian terjadi sampai di jalan Piere Tendean. Pemandangan seperti ini memang sering terjadi, bukan hanya saat ini setelah Pertamina menaikkan harga Pertamax dari Rp9.200/liter menjadi Rp12.750/liter.

Sementara itu, SPBU Boulevard yang berjarak hanya kurang lebih 300 meter terlihat kosong karena kehabisan stok Pertalite. Beberapa kendaraan yang masuk langsung keluar lagi setelah diberitahu petugas kalau Pertalite kosong. Hanya satu dua mobil maupun motor yang akhirnya mengisi Pertamax.

Petugas SPBU Boulevard mengatakan kalau Pertalite sudah habis sejak siang hari. Mobli tanki yang akan membawa Pertalite masih dalam perjalanan. “Beberapa waktu terakhir ini, pihak Pertamina mengubah jadwal pengantaran mobil tanki pada setiap hari Senin. Hal ini yang menyebabkan Pertalite saat ini kosong. Namun di hari Selasa hingga Minggu pengantaran normal sehingga tidak terjadi kekosongan Pertalite,” ujar Aldi, petugas SPBU Boulevard Manado, Senin (04/04).

Ia mengatakan, setiap harinya SPBU Boulevard mendapat jatah 16.000 liter Pertalite. Sedangkan untuk Pertamax hanya setiap dua pekan sekali sebanyak 8.000 liter. “Kendaraan yang mengisi Pertamax di sini memang sangat sedikit, sehingga stok yang di sini pun sedikit,” katanya.(jm)