Barometer.co.id – Amurang
Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan Deklarasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (28/09) berjalan dengan lancar dan baik, di rumah makan Telaga, desa Tumpaan , Kecamatan Tumpaan.

Kegiatan ini di hadiri ketua IWO Sulwesi Utara (Sulut) Jein Rondonuwu dan peserta IWO Minsel.

Dalam Musda ini Herman Marentek terpilih secara Aklamasi, yang sebelumnya pimpinan sidang diantaranya Ketua IWO Sulut, Andries Pattyranie dan Hanny Pantow yang mana keduanya ini juga merupakan peserta IWO Minsel, memberikan kesempatan selama dua menit kepada seluruh peserta yang hadir yang ingin dicalonkan menjadi ketua IWO Minsel maju kedepan.

Dari waktu yang sudah disepakati selama 2 menit menunggu para calon ketua IWO Minsel maju kedepan, ternyata sampai waktu tersebut habis hanya 1 calon yang maju dan siap yaitu Herman Marentek dari media online seputar sulut.com, karena tidak ada calon lainnya maka secara aklamasi kesepakatan dan persetujuan peserta sidang, maka Herman Marentek terpilih ketua IWO Minsel.

Setelah terpilihnya ketua IWO Minsel, kemudian ketua IWO Sulut menyematkan PIN IWO kepada Ketua yang terpilih.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan media yang sudah mempercayakan saya menjadi ketua IWO Minsel. Secara resmi pula dari ketua IWO Sulut menyaksikan dan sekaligus menyematkan PIN IWO ini. Saya akan menjalankan amanah ini dengan baik dan bertanggung jawab, pastinya Visi dan Misi yang saya sudah sampaikan untuk kita bersama, menjadikan IWO di Minsel lebih profesional dan bertanggung jawab dalam setiap pemberitaan-pemberitaan yang ada dan menjalin kerja sama dengan seluruh stehkholder yang ada, baik dari Pemda setempat, aparat hukum didalamnya pihak kepolisiaan, kejaksanaan, Pengadilan, DPRD, TNI dan seluruh elemen yang ada,” ujar Marentek disela-sela usai Musda.

Marentek menambahkan setelah ini yang pastinya secara musyawarah bersama-sama IWO Minsel akan menyusun formatur yang ada dan merancang program kerja jangka pendek, dan jangka panjang dan yang terpenting akan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan disaat nanti pelantikan di tanggal 6 oktober 2022 yang akan datang, rencananya bersama IWO yang sudah terbentuk di tiga kabupaten kota lainnya. Lokasi pelantikan di Benteng Moraya Minahasa.


Sementara itu ketua IWO Sulut mengapresiasi jalannya Musda dan Deklarasi IWO Minsel saat ini yang berjalan baik dan lancar yang disertai dengan kekompakan seluruh peserta yang hadir.
“Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya Musda dan Deklarasi IWO Minsel berjalan baik dan lancar serta kekompakan kalian. Memang tidak dipungkiri lika-liku tantangan dan persoalan bagi IWO Propinsi yang dihadapi tetapi puji Tuhan 5 tahun berjalan ini kami bisa lalui sampai detik ini dan besar harapan saya untuk IWO Minsel yang sudah terbentuk jangan menyerah ketika diperhadapkan tantangan dan cobaan itulah dinamika kehidupan, asalkan kita jalankan profesi kita sebagai pewarta atau seorang jurnalis yang berkarya di media kalian, karena tulisan anda yang menjadi nilai seorang jurnalis itu sendiri, bukannya menunjukan kehebatan berorasi dan pandai bicara disetiap organisasi, tetapi ketika menulis berita tidak berbobot apalagi tidak tau harus menulis awal dan akhir, itu perlu diperhatikan,”ujar Rondonuwu.
Rondonuwu menambahkan bagaimana tugas seorang jurnalis IWO, haruslah menjadi wartawan yang Independent.
“Saya berharap kepada rekan-rekan tunjukan bahwa jati diri IWO adalah mandiri dan Independent, apalagi saat ini saya rasa geli ketika mendengar ada kata-kata sumbang kalau ada wartawan yang sangat dekat dengan pemerintah sehingga menyebar sebutan wartawan tim sukses. Memang di IWO justru diwajibkan bermitra dengan Pemerintah tetapi kita harus tau jati diri kita sebagai jurnalis yang independent, dan di ingatkan pula ketika kita sudah bergabung di IWO tidak boleh ikut didalam keorganisasian kewartawanan lainnya ,” tegas Rondonuwu.(jim)