Manado, Barometer.co.id
Kegiatan jalan sehat komunitas pendidikan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Kota Manado, Minggu (14/05) pagi, berlangsung heboh dan semarak. Ribuan peserta terlihat begitu antusias memadati lokasi kegiatan

Di mana, kegiatan yang dikoordinir oleh Kemendikbudristek melalui BPMP Provinsi Sulawesi Utara ini diselenggarakan dalam rangka bulan Merdeka Belajar dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023.

Kegiatan jalan sehat diawali dengan ibadah pagi jam 05.30 WITA, peserta yang berdatangan saat itu mendekati angka 4.000-an orang. Selanjutnya, sekitar jam 06.15 WITA peserta mulai dilepas dari lokasi yang diawali dengan tarian Kabasaran serta drumband oleh pelajar.

Pihak panitia sendiri mencatat, sebanyak 5.124 peserta yang terdiri atas pegawai BPMP Provinsi Sulut, sejumlah UPT Kemendikbudristek di Sulut, Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut, Dinas Pendidikan sejumlah kabupaten/kota, PTN dan PTS, organisasi dan lembaga pendidikan, dosen, guru dan siswa berkesempatan mengambil bagian dalam kegiatan jalan sehat yang berlangsung lapangan olahraga kawasan Megamas Manado.

Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara Febry HJ Dien ST MInfTech (Man) mengatakan bahwa kegiatan jalan sehat tidak hanya di Manado, tapi berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.

“Kegiatan seperti ini menunjukan bahwa seluruh komunitas pendidikan di Provinsi Sulawesi Utara siap bergerak bersama wujudkan Merdeka Belajar,” ungkap Febry yang turut didampingi oleh Kasubag TU BPMP Provinsi Sulut Dr Deisy Sampul SKom MSi.

“Kami masih punya tugas yang sangat banyak untuk memastikan kebijakan Merdeka Belajar bisa berlanjut dan berkesinambungan serta memberikan layanan pendidikan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Dukungan seluruh pemda maupun komunitas pendidikan tentu sangat diharapkan,” ujar Febry.

Lanjut kata Febry, kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Provinsi Sulut menjadi salah satu kunci kita untuk bergerak bersama.

“Kebersamaan untuk memajukan pendidikan di Provinsi Sulawesi Utara kami mantapkan bersama melalui “Mapalus Pendidikan”. Kita tentu tidak bisa bekerja sendir-sendiri. Memajukan pendidikan harus dikerjakan bersama-sama, saling menopang dan membangun koordinasi yang harmonis,” tukas Febry.

Ditambahkannya lagi, apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Diantaranya dari pihak Bank Indonesia yang begitu antusias mensukseskan kegiatan ini.

Dalam kesempatan terpisah, Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Dra Anne Dondokambey memberi apresiasi atas pelaksanaan jalan sehat ini.

“Kita harus kerja bersama untuk memajukan pendidikan di Provinsi Sulut, saling menunjang dan saling menopang baik itu pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikbudristek,” tukasnya.

Dalam memeriahkan kegiatan usai jalan sehat seluruh peserta dijamu dengan aneka sajian kuliner kue lokal yakni cucur dan apang. Peserta juga lebih semangat setelah mengikuti  olahraga senam BCP dari Bank Indonesia.

Selanjutnya untuk menambah keseruan dan semangat para peserta, usai acara Jalan Sehat ini disiapkan berbagai hadiah bingkisan dan door prize dari para dengan hadian utama satu unit sepeda.

Adapun sebagai rangkaian kegiatan, pada siang hari dilanjutkan dengan  “Diskusi Kelompok Terpumpun Mapalus Pendidikan” yang berlangsung di Hotel Aryaduta Manado.(eau)