Barometer.co.id-Manado. Tim Atletik yang dikirim Pengprov PASI Sulut ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik di Stadion Sriwedari Solo, 30 Agustus s.d. 03 September 2025, untuk sementara berhasil merebut satu medali emas dan satu medali perak.

Ketua Umum Pengprov PASI Sulut, Jemmy Mokolengsang, SH, MH kepada media ini mengatakan medali pertama Sulut direbut Geonly Kubalang di nomor 800 meter putra U-18. Catatan waktu yang didapatkan Geonly adalah 1:59:31 Menit. “Catatan waktu Geonly sangat dekat dengan peraih medali perak,” ujar Jemo, begitu nama akrab Jemmy Mokolengsang.

Setelah berhasil meraih medali perak, Kontingen Sulut kembali mengukir prestasi saat berhasil merebut medali emas di nomor 3000 meter. Pelari Fikar Iroth sukses mengukir waktu terbaik di nomor jarak menengah kategori U-18 usai mencatat waktu 09:17:11 menit.

Menurut Jemo, sebenarnya spesialisasi dari Fikar Iroth ada di nomor 5000 meter. Namun, di kejurnas kali ini nomor tersebut tidak dilombakan. “Jika Fikar Iroth bisa ikut di dua nomor yakni 5000 dan 3000 meter, saya yakini ia akan meraih medali emas,” ujar Jemo, yang juga adalah pengacara yang berkarir di ibukota.

Kepedulian Jemo untuk bisa meraih prestasi di level nasional cukup besar. Sejak ia menakodai Pengprov PASI Sulut, sejumlah prestasi sukses diraih oleh atlet-atlet Sulut. Hal itu wajar karena Jemo banyak memberikan kesempatan bagi atlet potensial Sulut meski berusia muda untuk ikut di iven nasional.

Sebelumnya di awal tahun, Jemo juga memberangkatkan atlet junior untuk berlaga di Jatim Open. Hasilnya medali emas juga berhasil dibawah pulang oleh atlet Sulut. Bahkan di awal kepengurusannya, Pengprov PASI Sulut juga mampu mencatat sejarah karena berhasil meraih dua medali emas di POPNAS Jakarta Tahun 2019.

Puncaknya, setelah dua puluh tahun, Sulut baru kembali meraih medali di PON setelah atlet Sulut Jesika Tundu, berhasil meraih medali perunggu di nomor lempar lembing PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024. Terakhir Sulut berhasil meraih medali di PON XVI Palembang Tahun 2004. Ketika itu, Sulut sukses mendulang tiga medali emas di nomor 100, 200 meter dan estafet 4×100 meter.

Di nomor 100 dan 200 meter, sprinter terbaik Sulut, Deysie Natalia Sumigar sukses mendulang medali emas. Kemudian di nomor estafet 4×100 meter putri, Deysie Sumigar bersama Deibi Natalia Caroles, Suryanita Olii dan Diana Walean berhasil meraih medali emas.(Denny)