Barometer.co.id-Jakarta. Kontingen Sulawesi Utara meraih capaian siginifikan dalam keikutsertaan di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Jakarta Tahun 2025. Prestasi yang diukir para atlet Sulut kali ini bahkan berhasil mencapai peringkat terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan di pesta olahraga antar pelajar paling bergengsi di Bumi Nusantara.

Secara keseluruhan, Kontingen Sulut yang tampil di 15 cabang olahraga dengan kekuatan 136 Atlet berhasil meraih 3 medali emas, 3 perak dan 8 perunggu. Hasil tersebut mengantarkan Kontingen yang langsung dipimpin Kadispora Sulut Jemmy Ringkuangan AP MSi menempati peringkat Ke-17 dari 38 provinsi yang berpartisipasi.

Hasil perolehan medali di Popnas Jakarta yang membawa Kontingen Sulut menempati peringkat 17 adalah momen sejarah dalam kiprah Sulut di Popnas. Sebab, pada pelaksanaan Popnas XV Tahun 2019 di Jakarta, meski Sulut meraih 3 Emas 0 Perak 4 Perunggu, posisi Sulut ada di urutan 19.

Begitu juga di Popnas XVI Palembang Tahun 2023, dimana perolehan medali 1 Emas, 1 Perak, 6 Perunggu menempatkan Sulut pada urutan ke-24, Klasemen perolehan medali.

Jadi, Tiga medali emas diperoleh Sulut dari cabang olahraga Pencak Silat atas nama Ibrohim Putra Sultan di kelas B Putra, kemudian Tinju lewat Miracle Muaja di Kelas 63 Kg Putra serta Victor Wengkang sangat mendorong peningkatan prestasi Sulut khususnya dalam mendongkrak peringkat Perolehan medali di Popnas XVII Jakarta Tahun 2025.

Perjuangan Ibrohim Putra Sultan menjadi inspirasi dari para petarung Sulut yang tersisa di Cabor Tinju. Baim, begitu namanya kerap disapa sungguh luar biasa karena sumbangsih medali emasnya harus melewati observasi khusus oleh Tim Medis di UGD Rumah Sakit Daerah Kemayoran Jakarta Pusat.

Pelanggaran berat dari lawannya Arya Saputra, pesilat asal Provinsi Kepulauan Riau di sekitaran menit kedua babak pertama final Kelas B di Gelanggang Remaja Senen Jakarta Pusat, Sabtu 08 November 2025, membuat Baim tak sadarkan diri hingga akhirnya dilarikan ke RS.

Meskipun gagal naik podium saat UPP, tapi medali emas yang diraih Baim menjadi sangat berarti bagi Kontingen Sulut. Itu terjadi karena emas yang disumbangkan Baim merupakan emas pertama bagi kontingen Sulut setelah berjuang selama tujuh hari di ajang Popnas XVII Tahun 2025.

Hal yang sama juga diperlihatkan dua petinju Sulut yang menjadi kunci dalam perjuangan Kontingen Sulut mendongkrak peringkat Perolehan medali di Popnas. Miracle Muaja dan Victor Wengkang akhirnya mengunci perjuangan Sulut dengan raihan dua emas plus satu perunggu dari Joshua Manguntu.

Kadispora Jemmy Ringkuangan atas nama Gubernur Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay SH MH memberikan apresiasi kepada seluruh atlet Sulut yang telah mewujudkan perjuangan dengan menjadi petarung sejati pada pelaksanaan Popnas XVII Tahun 2025 di Jakarta.

“Apresiasi untuk Para Pahlawan Olahraga Muda Sulawesi Utara – POPNAS & PEPAPERNAS 2025…! Kalian bukan sekadar peraih medali — kalian adalah simbol ketekunan, keberanian, dan mimpi besar anak-anak Sulawesi Utara.Setiap keringat yang menetes, setiap luka, setiap doa yang dipanjatkan, hari ini terbayar dengan kebanggaan dan air mata haru.”

“Terima kasih telah mempersembahkan yang terbaik untuk daerah dan bangsa. Teruslah melangkah dengan hati yang menyala, karena di balik medali itu, ada cerita tentang semangat yang tak pernah padam. Sulawesi Utara bangga padamu,” kata Kadispora Jemmy Ringkuangan.(Denny)