Barometer.co.id-Manado. Pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Sulawesi Utara tahun 2025 bervariasi. Ada daerah yang mengalami pertumbuhan menguat dibanding tahun sebelumnya, dan ada juga yang melambat. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, dari 15 kabupaten/kota, 10 di antaranya mengalami pertumbuhan menguat secara tahunan (year on year/yoy), sedangkan lima lainnya melambat.

Pertumbuhan yang menguat berarti angka pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibanding periode sebelumnya, dalam hal ini tahun 2024. Sedangkan melambat berarti ekonomi suatu daerah tetap tumbuh, tapi lebih rendah dibanding periode sebelumnya.

Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, daerah yang mengalami pertumbuhan ekonomi menguat di tahun 2025 yaitu Kabupaten Minahasa, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Bolaang Mongondow Timur, Kota Manado, Bitung dan Tomohon (selengkapnya lihat tabel).

“Ekonomi Kota Bitung pada tahun 2025 tumbuh 6,67 persen, dibanding tahun 2024 yang sebesar 5,11 persen. Kemudian Kota Manado tumbuh 5,77 persen dibanding 5,53 persen pada 2024 dan Kabupaten Kepulauan Sangihe tumbuh 5,67 persen dibanding 5,32 persen pada 2024,” kata Kepala BPS Sulut, Agus Sudibyo.

Tiga daerah tersebut mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulut pada 2025. Sedangkan daerah yang mengalami perlambatan pertumbuhan adalah Kabupaten Bolaang Mongondow, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Selatan dan Kota Kotamobagu.

Kabupaten Bolmong Selatan mencatat pertumbuhan ekonomi terendah di Sulut tahun 2025 yakni 4,92%, sekaligus melemah dibanding 2024 yang sebesar 5,28%. Kemudian Bolmong tumbuh 4,96 pada 2025, melemah dibanding 2024 yang tumbuh 5,33% serta Kabupaten Minahasa Tenggara pada 2025 tumbuh 5,09%, melemah dibanding 2024 sebesar 5,37%.

Secara keseluruhan, ekonomi Sulawesi Utara tahun 2025 tumbuh 5,66%, menguat dibanding tahun 2024 yang sebesar 5,39%.(jou)