Barometer.co.id-Denpasar. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 NTT-NTB mendatang akan berfokus pada cabang olahraga unggulan saat Olimpiade Los Angeles 2028.
“Ke depan PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat akan difokuskan pada cabang olahraga Olimpiade,” ucap Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat Pelantikan Pengurus KONI Bali di Denpasar, Jumat.
Marciano menyampaikan karena Indonesia ingin fokus pada cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade, maka sejak saat ini mereka menyiapkan lewat berbagai PON.
“Yang pertama Pekan Olahraga Nasional bela diri yang diikuti oleh 18 cabang olahraga tahun 2025 telah dilakukan di Kudus, kemudian 2026 ini akan dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara untuk bela diri,” kata dia.
Selain bela diri, KONI Pusat juga menggelar PON olahraga pantai yang akan dilaksanakan di Ancol, DKI Jakarta, dan PON cabang olahraga indoor serta remaja tahun 2027.
Marciano menjelaskan langkah ini diambil untuk mencetak lebih banyak lagi atlet-atlet unggul, termasuk atlet-atlet asal Provinsi Bali yang selama ini menjadi salah satu daerah paling berprestasi di luar Pulau Jawa.
Bahkan, sejumlah atlet dunia andalan Indonesia berasal dari Bali, salah satunya Pino Bahari legenda tinju Indonesia yang belum lama mengalami kecelakaan dan semalam sempat dijenguk jajaran KONI.
“Tadi malam saya kebetulan meluangkan waktu untuk mampir ke kediamannya Pino Bahari, pada masa itu Bali pernah mendapat tujuh medali emas tinju pada kejuaraan nasional, oleh karenanya saya harapkan ke depan lahir juga petinju-petinju dari Bali,” ujarnya.
Selain itu, pada Sea Games Bangkok, Thailand, Ketum KONI Pusat itu tidak menyangka cabor Kabaddi yang dipimpin I Gusti Bagus Alit Putra mendapat medali emas, sehingga peluang-peluang pada cabang olahraga seperti itu hendak dioptimalkan.(ANTARA)
