Barometer.co.id-Manado. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga mewaspadai tinggi gelombang 2,5 meter di perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya.

“BMKG mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang hingga 8 Juli 2026,” ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky S Aror di Manado, Minggu.

Dia menjelaskan Tropical Cyclone ‘BAVI'(925 hPa) terpantau di Samudera Pasifik utara Papua, bergerak ke arah barat laut.

Pada umumnya angin bertiup dari arah selatan-barat daya dengan kecepatan rata-rata 6-20 knots.

Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di perairan selatan Sulut, perairan Kabupaten Minahasa Utara, perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan meningkatnya tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Ricky mengatakan tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan selatan Sulut, perairan Kabupaten Minahasa Utara, perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, dan Laut Maluku.

Dia berharap, warga yang beraktivitas di wilayah perairan dengan tinggi gelombang hingga 2,5 meter tersebut berhati-hati dan memperhatikan keselamatan pelayaran.(ANTARA)