Barometer.co.id – Amurang. Mengejar target 170 ribu warga di vaksin Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan jemput bola. Tim vaksinasi di Puskesmas kini turun langsung di kelurahan dan desa-desa.

Aksi jemput bola tampak dilakukan oleh Puskesmas Amurang pada akhir pekan kemarin di Kelurahan Buyungon. Penyuntikan vaksin menyasar seluruh warga dengan usia di atas 18 tahun. Meski yang diutamakan warga lanjut usia (Lansia) dan tenaga pendidikan.

“Saat ini kita sedang berupaya mempercepat vaksinasi ke warga. Bila mengharapkan warga yang datang sendiri ke Puskesmas akan sulit. Terutama mereka yang sudah Lansia. Selain itu juga dengan turun langsung ke kelurahan dan desa, dapat menjadi ajang sosialisasi,” papar Kadis Kesehatan dr Edwin Schouten.

Sementara itu Kepala Puskesmas Amurang dr Judi Emor mengatakan tiap desa dan kelurahan tiap putaran dilaksanakan selama tiga hari. Mekanismenya warga yang bersedia divaksin lebih dulu mendaftar, kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Pengalaman pada hari pertama, warga yang mendaftar tidak banyak. Kemungkinan masih ada keragu-raguan. Setelah tidak ada masalah, pada hari kedua dan ketiga baru banyak yang mendaftar. Sampai sejauh ini, jalannya vaksinasi lancar,” jelasnya.

Lanjut dikatakannya vaksinasi tahap ini menggunakan AstraZeneza. “Pastinya vaksin sudah melewati tahap uji coba, sehingga tidak berbahaya. Memang ada beberapa yang ditunda pemberian vaksin karena tekanan darah tinggi. Prinsipnya sebelum divaksin, lebih dulu diperiksa,” bebernya.

Pada bagian lain, Fero warga Buyungon merasa bersukur dengan program jemput bola yang dilakukan Dinkes. “Paling tidak sudah lebih dekat. Apalagi untuk Lansia dan kami juga merasa terbantu,” sebutnya.(jim)