Barometer.co.id – Kotamobagu

Kota Kotamobagu menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Seni Budaya Jawa Tondano atau lebih dikenal Festival Jaton ke XVII se-Indonesia Timur.

Adapun perhelatan akbar tahunan ini digelar dari tanggal 21-24 Juni 2023 berpusat di Lapangan Sinindian Kota Kotamobagu.

Pada kesempatan itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVII Sulawesi Utara dan Gorontalo Kemendikbudristek Sri Sugiharta SS MPA bersama Tim Pamong Budaya Muda yang membidangi OPK menghadiri undangan Panitia Festival Seni Budaya Jawa Tondano di Kotamobagu.

“Kegiatan-kegiatan seperti ini tentu sangat kami apresiasi dalam memperkaya budaya-budaya di Indonesia,” ungkap Sugiharta, Sabtu (24/06).

Adapun slogan kegiatan ini adalah “Nekita Waya Matuari Ginalum kita Komintan” atau kalau dibahasakan dengan Melayu Manado berarti “Torang Samua Basudara”. Pada kegiatan tersebut masa subetnis Jaton dari berbagai daerah seperti Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, bahkan Maluku Utara dan banyak lagi yang hadir untuk meramaikan acara tahunan yang merupakan ajang bertemunya Nekita Waya Matuari. 

Keberadaan etnis Jawa Tondano atau lebih dikenal dengan sebutan Jaton, awalnya berasal dari Kampung Jawa Tondano ini yang berada di Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa. Selanjutnya komunitas Jaton ini berkembang dan tersebar hingga berbagai wilayah di Indonesia Timur.

Festival Jaton ini juga menggelar berbagai lomba yang dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian budaya yang mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan seperti: Lomba Hadra, Lomba Salawat Jowo, Lomba pidato bahasa jaton, lomba dana-dana, lomba pencak silat dan lomba lomba lainnya dengan total 118 lomba.

Pelaksanaan Festival ini dibuka oleh Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH mewakili Walikota dan dihadiri pula oleh Forkompinda, serta tamu-tamu daerah.

Di akhir seremonial pembukaan kegiatan, Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH menyerahkan plakat bergilir kepada Bupati Pohuwato yang nantinya Kabupaten Pohuwato menjadi tuan rumah tahun depan untuk pelaksanaan Fesbujaton ke XVII.

Sementara itu, Yel yel Jawa Tondano mengiringi acara pembukaan yang diteriakan oleh MC dan disambut dengan sahutan oleh seluruh undangan yang hadir di lapangan Sinindian Kotamobagu. Jatoonnnn… Yooon!…(eau)