Barometer.co.id – Bitung

Layanan Kas Keliling Bank Indonesia (BI) dan Literasi Pendidikan di Kepulauan 3T Tahun 2024 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan menggunakan KAL Patola secara resmi dilepas di Dermaga Lantamal VIII Bitung, Sabtu (01/01).

Di mana, kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama Bank Indonesia, TNI Angkatan Laut melalui Lantamal VIII, Kemendikbudristek dan Pemprov Sulut melalui Dinas Dikda Sulut.

Pada kesempatan itu, hadir Kadis Perhubungan Provinsi Sulut Izak Rey SE MSi mewakili Gubernur Sulut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Provinsi Sulut Andry Prasmuko, Danlantamal VIII yang diwakili Asops Danlantamal VII Kolonel Laut (P) Mohamad Noordin Mutaqien SE serta Kadis Dikda Provinsi Sulut Dr Femmy J Suluh MSi dan Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara Febry HJ Dien ST MinfTech.

Dalam sambutannya, Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek Dr Iwan Syahril PhD mengatakan bahwa
momentum pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) “Di Tepian Negeri” tahun 2024 merupakan sebuah ekspedisi yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar di berbagai pelosok daerah kepulauan 3T, termasuk juga dalam bidang pendidikan.

Di mana, dalam agenda ini kita juga akan memperluas jangkauan ilmu pengetahuan dan memperkuat literasi anak-anak Indonesia melalui pengiriman buku-buku di daerah kepulauan 3T.

“Kami memberikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Sulut, Kepala BI Perwakilan Sulut dan Danlantamal VIII yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dengan lebih baik lagi di masa yang akan datang,” ungkap Iwan sembari menambahkan bahwa ekspedisi ini tentu semakin membuka mata kita, bahwa salah satu kekuatan terbesar dalam menuntaskan berbagai persoalan kebangsaan adalah melalui kerja kolaborasi dan gotong-royong.

Lanjut kata Iwan, salah satu persoalan terbesar yang dihadapi pendidikan Indonesia selama ini adalah krisis pembelajaran. Di mana salah satu akar dari persoalan ini adalah masih rendahnya kemampuan literasi dan numerasi anak-anak di Indonesia.

“Melalui Gerakan Merdeka Belajar, Kemendikbudristek berupaya mengatasi permasalahan ini dengan mengeluarkan berbagai kebijakan, beberapa di antaranya dengan meningkatkan kualitas SDM, mendorong implementasi Kurikulum Merdeka, program Kampus Mengajar, termasuk program Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia. Di mana, sejak tahun 2022, Kemendikbudristek telah menyiapkan 15 juta eksemplar buku bacaan bermutu untuk didistribusikan ke lebih dari 20 ribu PAUD dan SD yang paling membutuhkan di Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Andry Prasmuko, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Bank Indonesia mempunyai tujuan yaitu menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

“Kami berharap melalui Kegiatan Layanan Kas Keliling Bank Indonesia di daerah kepulauan 3T tahun 2024 ini dapat memenuhi kebutuhan kas di seluruh Indonesia dalam bentuk pengiriman uang ataupun pengembalian uang serta memenuhi kebutuhan masyarakat melalui penarikan dan penyetoran perbankan termasuk penukaran uang rusak dari masyarakat melalui Kas Keliling maupun kerja sama dengan perbankan atau instansi yang lain,” ujar Andry.

Sementara itu, Danlantamal VIII dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asops Danlantamal VIII Kolonel Laut (P) Mohamad Noordin Mutaqien SE mewakili Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka SAP MTrOpsla CHRMP mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama TNI-AL dan Bank Indonesia. Di mana, kami dari Lantamal VIII Bitung ditugaskan untuk mendukung pendistribusian, pengamanan dan pengawalan uang Rupiah ke daerah kepulauan 3T di Provinsi Sulut.

“Ekspedisi ini akan menempuh rute pelayaran dari Pelabuhan Bitung-Pulau Gangga dan kembali ke Pelabuhan Bitung dengan menggunakan KAL Patola. Adapun jarak tempuh sejauh 50 Nautical Mile.

Sementara itu, Kadis Dishub Provinsi Sulut Izak Rei SE MSi saat membacakan sambutan Gubernur Provinsi Sulut DR (Hc) Olly Dondokambey SE menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan layanan kas keliling Bank Indonesia dan Literasi pendidikan tahun 2024 yang melayani masyarakat kepulauan di daerah 3T yang ada di Sulut.

“Melalui layanan ini kami berharap dapat memberi banyak manfaat bagi masyarakat kepulauan di daerah 3T,” tandasnya.(eau)