Pesilat PPLP Sulut Raih Emas dan Perunggu di Asean School Games Vietnam 2024

Barometer.co.id-Manado. Dua pesilat Sulawesi Utara dibawah binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), berhasil mengukir prestasi internasional saat meraih medali emas dan perunggu di Asean School Games 2024 yang berlangsung di Vietnam, awal Juni 2024 lalu.

Mendapatkan support penuh dari Plt Kadispora Sulut, Carla CC Montong yang hadir bersama mantan Kadispora Sulut, Marshel Sendoh, menyaksikan perjuangan atlet atlet Indonesia termasuk Sulut, Ibnu Abdullah dan Nabila Rimpulaeng sukses mendulang medali emas dan perunggu bagi Kontingen Indonesia.

Berkat hasil capaian para pesilat yang ditangani Roy Maengkom Cs di markas PPLP Marawas Tondano, Kontingen Indonesia berhasil menempati peringkat kedua di Asian School Games dibawah tuan rumah Vietnam dengan perolehan 22 emas, 22 perak dan 20 perunggu.

Carla CC Montong yang baru saja menerima tugas dari Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw sebagai Plt Kadispora menggantikan Marshel Sendoh yang telah memasuki purna tugas sebagai ASN, menyambut positif atas hasil capaian dua pesilat hasil binaan PPLP Sulut.

Carla berharap prestasi yang diukir atlet silat PPLP Sulut bisa diikuti atlet atlet usia pelajar lainnya. Selain itu, figur yang sangat berpengalaman mengurus olahraga pelajar tersebut, mengharapkan adanya pembinaan secara berkesinambungan di tingkat pelajar khususnya cabang olahraga yang dibina langsung oleh Dispora Sulut seperti Pencak Silat, Bulutangkis, Taekwondo dan Karate.

Terkait dengan olahraga prestasi di tingkat pelajar, Carla Montong juga meminta para pembina cabang olahraga yang akan berkiprah pada Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) agar mempersiapkan atlet lebih dini. Sebab, pelaksanaan Pra POPNAS tidak lagi terfokus di Wilayah Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua tapi sudah mencakup wilayah Pulau Jawa bahkan Kalimantan.

Pra POPNAS, lanjut Montong sudah tidak lagi terfokus di Wilayah Pulau Sulawesi,  Maluku dan Papua, tapi sudah masuk peserta dari Pulau Jawa dan Bali bahkan Kalimantan. Itu karena Papua sudah ketambahan provinsi sehingga untuk wilayah  pelaksanaan Pra POPNAS dibagi hingga ke pulau Jawa, Bali bahkan Kalimantan.(dni)