Barometer.co.id-Manado. Pada Triwulan III Tahun 2025, realisasi investasi di Sulawesi Utara sebesar Rp2,7 triliun. Dari jumlah tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi 65% yakni sebesar Rp1,8 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp969 triliun. (35%).

Hal ini disampaikan Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Renold Asri pada acara Seminar Nasional ISEI dan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi & Kajian Fiskal, Rabu (10/12/25).

Ia mengatakan, nilai PMA pada triwulan III tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan II 2025 yang sebesar Rp529 miliar. “Total proyek PMDN pada triwulan III 2025 ssebanyak 3.563 sedangkan total PMA 321 proyek,” kata Renold.

Mayoritas investasi baik PMA dan PMDN menurut Renold ditujukan di Kota Manado yang merupakan Ibu Kota Provinsi dan pusat bisnis di Sulut. Sedangkan ditinjau dari subsektornya, realisasi terbesar investasi Triwulan III 2025 untuk Sektor Pertambangan dengan pangsa mencapai 63% senilai Rp1,74 Triliun.

“Selain pertambangan, investasi terbesar ditujukan untuk sektor Listrik, air dan gas sebesar 311 miliar rupiah dan berkontribusi 11 persen, serta sektor Perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar 149 miliar dengan kontribusi 5 persen,” jelas Renold.

Penyerapan tenaga kerja dari investasi tersebut menurut Renold sebanyak 5.610 orang. Terdiri dari PMDN 5.095 orang dan PMA 515 orang.

Selanjutnya Renold mengatakan, ada tiga kabupaten/kota yang menjadi tujuan investasi terbesar di Sulut pada Triwulan III tahun 2025. Kota Manado menjadi tujuan investasi terbesar yakni mencapai Rp1,20 triliun (43%), kemudian Kabupaten Minahasa Utara Rp1,04 triliun (37%) dan Kota Tomohon Rp267 miliar (9,6%).

Realisasi investasi di Sulut pada triwulan III 2025 lebih tinggi dari triwulan II yang sebesar Rp2,38 triliun. PMDN tercatat Rp1,85 triliun (78%) sedangkan PMA Rp529 miliar (22%). Realisasi pada triwulan III 2025 juga lebih tinggi dibanding triwulan III 2024 yang sebesar Rp1,58 triliun. PMDN tercatat Rp926 (58,5%) miliar sedangkan PMA Rp657 miliar (41,5%).

Target investasi di Sulut tahun 2025 sebesar Rp9,31 triliun. Dan sampai dengan triwulan III atau dari Januari sd September 2025 telah terealisasi Rp8,24 triliun (89% dari target). PMDN tercatat sebesar Rp5,03 triliun (61%) dan PMA Rp3,2 triliun (39%).(jou)