Barometer.co.id-Manado. Bulan Februari biasanya merupakan low season di dunia penerbangan. Hal ini juga terjadi di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, di mana penumpang pada Februari 2026 turun dibanding Januari. Namun jika dibandingkan dengan Februari 2025, terjadi kenaikan 8,16% (yoy).

Stakeholder Relations Manager PT. Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Yanti Pramono mengatakan, pada Februari 2026, total penumpang sebanyak 147.473 orang, sementara pada Februari 2025 penumpang hanya 136.349 orang, yang berarti terjadi kenaikan 8,16% (yoy).

Sedangkan penumpang pada Januari 2026 menurut Yanti mencapai 178.291 orang, yang berarti penumpang Februari 2026 mengalami penurunan 17,29% (mtm).

“Kenaikan penumpang pada Februari 2026 dibanding Februari 2025 terjadi pada penerbangan domestik maupun internasional. Pada Februari 2026, penumpang domestik sebanyak 117.271 orang sedangkan internasional 30.202 orang. Sementara pada pada Februari 2025, penumpang domestik 114.244 orang dan internasional 22.105 orang,” kata Yanti Jumat (13/03/26).

Penumpang bulan Februari secara keseluruhan memang mengalami penurunan dibanding Januari. Penurunan terbesar terjadi pada penerbangan domestik, sedangkan penerbangan internasional justru mengalami peningkatan. Penumpang domestik pada Februari 117.721 orang sedangkan pada Januari 150.420 orang. Sementara penumpang internasional pada Februari 30.202 orang, dan pada Januari 27.871 orang.

Pada dua bulan pertama di tahun 2026, penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado telah mencapai 325.764 orang, naik 13,20% dibanding periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 287.768 orang.

Yanti mengatakan, untuk pergerakan pesawat pada Februari sebanyak 1.602 pergerakan, turun 12,70% (mtm) dibanding Januari, namun meningkat 19,46% (yoy) dibanding Februari 2025.

Jumlah bagasi pada Februari 2026 sebanyak 1.430.908 kg, naik 6,72% (yoy) dibanding Februari 2025. Namun dibanding Januari 2025 turun 19,45% (mtm). Begitu juga dengan kargo pada Februari sebanyak 1.544.212 kg, naik 17,90% (yoy) dibanding tahun lalu dan turun 7,29% (mtm) dibanding Januari 2026.(jou)