Barometer.co.id-Manado. Tim SAR gabungan mengevakuasi Aneta Awuy (79), perempuan warga Lingkungan 8 Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, di perkebunan Rambunan, Kabupaten Minahasa, setelah hilang sejak Kamis (30/4).

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada hari kelima pelaksanaan operasi SAR. Korban segera dievakuasi ke RS Siloam Sonder untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado, Senin. 

Nuriadin menyebutkan, operasi SAR hari kelima diawali dengan briefing pada pukul 06.50 WITA untuk menentukan rencana pencarian lanjutan dan kemudian melanjutkan penyisiran sesuai rencana operasi. 

Pada pukul 07.30 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di area perkebunan Rambunan, sekitar tiga kilometer dari rumah korban, selanjutnya korban segera dievakuasi dan pada pukul 07.50 WITA tiba di RS Siloam Sonder. 

Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Sulut, PMI Tomohon, RAPI Minahasa, pemerintah setempat, masyarakat, Sarkom Minahasa, serta KPA Vulkano Tomohon, dengan dukungan peralatan seperti rescue truck, perangkat komunikasi, peralatan medis, serta drone UAV thermal. 

“Kami apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat atas kerja sama dan dedikasi dalam operasi ini, sehingga korban dapat ditemukan dengan selamat,” ujar Kepala Basarnas Sulawesi Utara George Mercy Randang di Manado. 

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado melaksanakan tindak awal Operasi SAR setelah korban Aneta Awuy (79), diduga hilang setelah pada Rabu, 29 April 2026 pukul 08.00 WITA keluar rumah dan mengarah ke perkebunan Zanuriri. 

Hingga Kamis pagi, korban belum kembali dan upaya pencarian yang dilakukan oleh keluarga bersama masyarakat setempat belum membuahkan hasil.

Lurah Kelurahan Lahendong kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Manado pada pukul 09.35 WITA untuk meminta bantuan pencarian.

Merespons laporan tersebut, pada pukul 09.55 WITA, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado memberangkatkan Tim Rescue sebanyak 10 personel menuju lokasi kejadian.

Operasi pencarian didukung dengan peralatan SAR berupa truk personel, peralatan komunikasi, peralatan medis, drone thermal, serta perlengkapan pendukung lainnya.(ANTARA)