Barometer.co.id-Jakarta. Pelatih tim nasional Inggris Thomas Tuchel mengungkapkan kunci kemenangan timnya atas tim nasional Republik Demokratik (RD) Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, yang berakhir pada Kamis (02/07/26) WIB.

Tuchel menekankan setiap pemain harus memiliki mentalitas seperti yang ditunjukkan The Three Lions ketika tak patah semangat akibat gol cepat Brian Cipenga untuk RD Kongo dan mampu membalikkan keadaan lewat dwigol Harry Kane.

“Kami harus memiliki mentalitas seperti itu. Saat pertandingan menjadi sulit, ya memang akan sulit. Tetapi jangan kehilangan kesabaran dan jangan pernah kehilangan keyakinan,” kata Tuchel, dikutip dari laman resmi FIFA, Kamis.

Pergantian pemain, kata Tuchel, juga memainkan peran penting pada perubahan permainan The Three Lions di babak kedua, dengan ia memasukkan Anthony Gordon dan Bukayo Saka untuk menggantikan Marcus Rashford dan Noni Madueke pada menit ke-61.

Gordon sendiri menjadi pembeda di laga ini setelah dua assist-nya berhasil dikonversikan menjadi dua gol untuk Kane, yang kini sudah menceta lima gol untuk Inggris di Piala Dunia 2026.

“Namun setelah jeda minum pertama, kami mulai menguasai pertandingan. Para pemain pengganti masuk dan memberikan energi baru, lalu kami berhasil membalikkan keadaan. Menurut saya kami memang pantas menang, meski harus bekerja sangat keras,” ucap pelatih asal Jerman itu.

Inggris melakukan 16 tembakan yang tujuh di antaranya tepat sasaran, namun gol-gol yang mereka cari tak kunjung datang setelah kiper RD Kongo Lionel Mpasi melakukan lima penyelamatan gemilang.

Tuchel pun memberikan pujian kepada penampilan Mpasi, yang membuat timnya bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan. “Kiper mereka, Mpasi, tampil luar biasa. Penyelamatan yang dia lakukan benar-benar fantastis,” puji dia.

Di babak 16 besar, Inggris ditunggu salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 sekaligus satu-satunya tim yang belum kebobolan sampai babak ini, yaitu Meksiko, yang melewati 32 besar dari hadangan Ekuador dengan skor 2-0.

Laga antara Inggris melawan Meksiko digelar pada Senin (6/7) pukul 07.00 WIB di Stadion Azteca, stadion yang sejauh ini membuat El Tri tak terkalahkan dalam 10 laga Piala Dunia.

Meksiko sudah bermain di stadion ini sebanyak 89 kali, dengan rekor mengesankan yang mereka peroleh karena hanya menelan dua kekalahan.

Pelatih Kongo: Kami Kalah Karena Harry Kane

Pelatih Republik Demokrasi Kongo Sebastien Desabre menyatakan timnya sudah bermain bagus tapi dikalahkan oleh kualitas individual Harry Kane.

Perjalanan Kongo dalam Piala Dunia 2026 terhenti di babak 32 besar setelah kalah 1-2 melawan Inggris. “Menjelang akhir pertandingan kami memberikan dua peluang, lalu salah satu pemain terbaik di dunia mencetak dua gol ke gawang kami. Sangat disayangkan,” kata Desabre setelah pertandingan itu, dalam laman FIFA.

Kongo memberi kejutan dengan unggul lebih dulu melalui gol Brian Cipenga pada menit ke-7.

Pelatih asal Prancis itu menilai penampilan para pemainnya layak dipuji. Dia menyebutkan pengalaman menghadapi tim sekelas Inggris akan menjadi bekal berharga bagi perkembangan sepak bola Kongo. “Mereka mendapatkan banyak pengalaman dengan menghadapi tim seperti ini,” ujarnya.

Desabre mengakui timnya kurang pengalaman dalam menghadapi pertandingan besar. “Kami terus belajar dan terus berkembang. Kami akan melanjutkan proses ini dengan tenang,” tutur Desabre.

Harry Kane: Siapa pun Bisa Jadi Pahlawan, Hari Ini Giliran Saya

Kapten timnas Inggris, Harry Kane, mengatakan bahwa siapa pun di dalam timnya bisa menjadi pahlawan saat Three Lions berbalik menangn 2-1 melawan Republik Demokrasi Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Kane yang mencetak dua gol kemenangan Three Lions menegaskan setiap pemain Inggris harus siap menjadi penentu kemenangan. “Siapa pun bisa memiliki momen sebagai pahlawan, dan hari ini giliran saya. Sepanjang pekan kami juga berbicara untuk tetap menjadi diri sendiri,” ujar Kane seperti dikutipn laman FIFA pada Kamis.

Namun, Kane akhirnya membawa Inggris menyamakan kedudukanp ada menit ke-75 dan kemudian membawa timnya berbalik menang berkat gol kedunya pada menit ke-86, yang juga mengantarkan Three Lions maju ke babak 16 besar guna menghadapi tuan rumah Meksiko.

“Rasanya hebat sekali. Pertandingan yang benar-benar gila. Mereka adalah tim yang tangguh dan setelah jeda minum pertama kami bermain jauh lebih baik. Kiper mereka melakukan sejumlah penyelamatan yang luar biasa,” kata Kane.

Meski menjadi penentu kemenangan lewat dua gol pada babak kedua, Kane menegaskan Inggris masih memiliki sejumlah aspek yang harus diperbaiki jika ingin melangkah lebih jauh dalam Piala Dunia 2026.

“Namun, di fase gugur seperti ini yang terpenting adalah bisa lolos. Kami sudah memasuki tahap turnamen ketika Anda harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan itulah yang kami lakukan hari ini,” ucapnya.(ANTARA)