Barometer.co.id-Manado. Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara, Kartika Devi Tanos mengatakan, jajarannya mengintensifkan peran travel agent (agen perjalanan) untuk mempromosikan wisata di provinsi tersebut.
“Kami menjemput bola, artinya ada pertemuan-pertemuan yang kami gelar dengan para travel agent untuk mencoba menanyakan apa kesukaan wisatawan,” ujar Kartika Devi di Manado, Rabu.
Dia mengatakan, apa yang menjadi kemauan wisatawan, itu juga yang nantinya Dinas Pariwisata sajikan.
“Namanya mau jualan, ya kan kalau jualan kan orang mesti cari tahu calon pembeli maunya yang seperti apa. Nah, itu yang coba kami sajikan di Sulawesi Utara,” sebut Kartika Devi.
Kartika Devi juga menambahkan, selain mengikutsertakan agen perjalanan wisata, Dinas Pariwisata Sulut juga memperkuat koordinasi dengan 15 kabupaten dan kota di Provinsi Sulut untuk menyiapkan destinasi.
“Jadi kan kalau bicara bicara pariwisata itu tidak tidak keluar dari 3A yaitu aksesibilitas, atraksi, amenitas. Nah, itu kami coba siapkan semuanya dengan teman-teman di kabupaten/kota juga,” katanya menambahkan.
Apalagi menurut Kartika Devi, mengembangkan sektor pariwisata butuh peran pemerintah kabupaten dan kota, tidak mungkin hanya pemerintah provinsi.
“Kita perkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, karena destinasi-destinasi wisata ini kebanyakan lokasinya juga ada di wilayahnya kabupaten/kota,” katanya.
Potensi pariwisata provinsi ujung utara Sulawesi tersebut, kata Kartika Devi tidak kalah dengan destinasi wisata di tempat lain yang ada di Indonesia.
Dia menambahkan, saat ini banyak destinasi-destinasi wisata yang baru yang ada di Sulawesi Utara, tapi Dinas Pariwisata tidak akan melupakan destinasi wisata lama.
“Dinas Pariwisata akan terus menghadirkan sesuatu yang baru bagi wisatawan lokal, nusantara, maupun wisatawan mancanegara agar mereka bisa memiliki pilihan,” kata Kartika Devi menambahkan.(ANTARA)
