Barometer.co.id-Manado. Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Utara (DLH Sulut) bersama masyarakat menanam sebanyak 500 bibit mangrove di Pantai Ambang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Penanaman mangrove tersebut dalam rangka peringatan ulang tahun provinsi ke-62,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Sulut, Danso Ayhuan di Bolaang Mongondow, Jumat (11/09/26). 

Menurut Danso, penanaman mangrove tersebut bukan sekadar seremoni menjelang ulang tahun tanggal 23 September 2026, melainkan komitmen nyata pemerintah dalam menjaga kelestarian pesisir.

“Mangrove adalah benteng alami kita dari abrasi. Sebanyak 500 bibit yang kita tanam hari ini adalah kado untuk HUT Provinsi Sulawesi Utara ke-62 dan investasi untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Dia berharap, setelah kegiatan penanaman mangrove, masyarakat Desa Ambang II bisa bersama-sama menjaga dan merawat agar tumbuh dengan baik.

Sangadi Desa Ambang II, Supriadi Mokodenseho, mengatakan penanaman mangrove tersebut sebagai langkah nyata menjaga ekosistem pesisir dari bencana abrasi.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Ambang II mengucapkan terima kasih kepada DLH Provinsi Sulut dan DLH Kabupaten Bolaang Mongondow. Kami siap menjaga mangrove ini,” ungkap Supriadi.

Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara DLH Provinsi Sulut, DLH Kabupaten Bolaang Mongondow, Pemerintah Desa Ambang II, dan masyarakat setempat.

” Masyarakat dengan penuh antusias ikut serta dalam kegiatan penanaman bibit mangrove secara serentak,” ujarnya.(ANTARA)