Barometer.co.id-Manado. Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung langsung ke Sulawesi Utara pada bulan Agustus 2026 mencapai 11.795 orang. Hampir semuanya melalui pintu masuk Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, dan hanya 10 orang melalui pelabuhan laut Bitung.

Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi sejak Februari 2020 atau sebelum pandemi covid-19 yang sebanyak 12.156 orang. Wisman yang berkunjung ke Sulut pada Agustus 2026 sedikit di atas bulan Maret 2026 yang sebanyak 11.517 orang. Namun jumlah wisman pada bulan Maret terdongkrak oleh wisatawan yang datang melalui pintu masuk laut. Di mana saat itu ada kapal pesiar yang singgah di pelabuhan Bitung membawa ribuan wisman.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi mengatakan, wisman yang berkunjung ke Sulut pada Agustus 2026 mengalami peningkatan 13,28% secara month to month (mtm), dan jika dibandingkan dengan Agustus 2025 meningkat sangat tinggi yakni mencapai 108,47% (yoy).

“Peningkatan wisman yang berkunjung ke Sulut pada bulan Agustus didorong oleh wisman asal Korea Selatan yang mencapai 5.683 orang atau mencapai 48,18 persen dari total wisman. Secara bulanan, wisman Korea Selatan meningkat 47,30 persen, dan secara tahunan meningkat sangat tajam mencapai 17.659 persen,” kata Watekhi saat menyampaikan Berita Resmi Statistik, 1 Oktober 2026.

Peningkatan secara tahunan memang sangat tinggi, karena wisman Korea Selatan baru meningkat sejak dibukanya penerbangan langsung Seoul Incheon – Manado pada Oktober 2025. Jadi sebelum ada penerbangan langsung tersebut, wisman asal Korea Selatan hanya sedikit.

Setelah Korea Selatan, wisman terbanyak kedua berasal dari Tiongkok sebanyak 3.945 orang, kemudian Jerman 291 orang, Amerika 210 orang dan Singapura 203 orang. “Wisman asal Jerman juga mengalami peningkatan yang cukup tinggi, baik secara bulanan maupun tahunan. Dibandingkan dengan bulan Juli 2026, Wisman Jerman yang berkunjung ke Sulut meningkat 18,78 persen. Dan dibandingkan dengan Agustus 2025, meningkat 25,43 persen,” jelas Watekhi.

Sebaliknya wisman asal Tiongkok mengalami penurunan, baik secara bulanan maupun tahunan. Dibandingkan dengan bulan Juli 2026, wisman asal Tiongkok turun 9,77% dan dibanding Agustus 2025 turun 12,22%.(jou)