Barometer.co.id-Manado. Kinerja ekspor Provinsi Sulawesi Utara pada bulan April 2026 positif, di mana secara tahunan tumbuh 23,11% (yoy) dan secara kumulatif dari Januari-April 2026 tumbuh 11,49%, dibanding periode yang sama tahun 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi mengatakan, pada bulan April 2026, nilai ekspor Sulut sebesar 108,39 juta dolar AS. Nilai tersebut lebih tinggi dibanding bulan Maret yang hanya 96,85 juta dolar AS, maupun dibanding April 2025 yang sebesar 88,05 juta dolar AS.

“Secara kumulatif dari Januari hingga April 2026, nilai ekspor Sulut mencapai 411,28 juta dolar AS, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 368,91 juta dolar AS, atau tumbuh 23,11 persen” kata Watekhi saat menyampaikan rilis Berita Resmi Statistik (BRS), 2 Juni 2026.

Ia mengatakan, ekspor terbesar Sulut masih disumbang oleh komoditas HS-15 yaitu Lemak dan Minyak Hewani/nabati yang pada bulan April 2026 mencapai 75,66 juta dolar AS, lebih tinggi dibanding Maret yang sebesar 71,34 juta dolar AS, maupun dibanding April 2025 yang hanya 62,98 juta dolar AS.

“Komoditas HS-15 ini pada periode Januari hingga April 2026 menyumbang 72,45 persen dari total ekspor Sulut. Angka ini meningkat 12,43 persen dibanding periode yang sama tahun 2025,” kata Watekhi.

Komoditas berikutnya dengan nilai ekspor terbesar pada bulan April 2026 adalah Olahan Daging, Ikan, Krustasea dan Moluska senilai 7,92 juta dolar AS dan komoditas Ikan, Krustasea dan Moluska senilai 7,13 juta dolar AS.(jou)

Sumber: BPS Sulut