Barometer.co.id-Manado. Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Utara Stella AE Purukan mengatakan, daerah blank spot bisa menikmati siaran Piala Dunia yang mulai dihelat 11 Juni 2026.
“Jika ada yang bertanya bagaimana di daerah-daerah yang sampai saat ini masih blank spot atau tidak bisa menerima siaran TVRI, mereka bisa menikmatinya karena kami menjalin kemitraan,” ujar Stella Purukan di Manado, Minggu.
Dia menyebutkan, TVRI menggandeng PT Folago dengan aplikasinya Fola Play serta Telkomsel melalui aplikasi Maxstream.
“Jika masih ada lagi aplikasi lain nanti akan kami sosialisasikan ke masyarakat yang tidak bisa menerima siaran TVRI. Kami memohon untuk menggunakan sarana yang telah disediakan tersebut,” ajaknya.
Stella juga menambahkan, TV kabel diperkenankan mendistribusikan siaran, hanya saja itu berlaku di daerah blank spot atau di daerah yang tidak bisa menerima siaran TVRI.
Namun persyaratannya, kata dia, TV kabel yang memiliki izin resmi dan harus mengajukan surat izin kepada TVRI mendistribusikan siaran piala dunia.
“TV kabel yang ada di wilayah yang dapat menerima siaran TVRI tidak diperkenakan mendistribusikan siaran piala dunia,” katanya menambahkan.
Stella juga menambahkan, siaran Piala Dunia 2026 dapat disaksikan secara gratis melalui dua kanal TVRI yakni TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Ajang Bola Gembira menjadi ruang sosialisasi TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026, di Manado, kegiatan tersebut diawali dengan Fun Walk dilanjutkan dengan Zumba dan berbagi doorprize.
Beberapa perwakilan dari Pemerintah Kota Manado, KONI Sulut, Komisioner Komisi Informasi, RRI, serta undangan lainnya turut hadir dalam kegiatan tersebut.(ANTARA)
