Barometer.co.id-Manado. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyambut kedatangan jemaah haji asal Sulawesi Utara yang kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Prosesi penyambutan dilaksanakan pada Minggu (14/6/2026) di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.
Kloter 5 pertama tiba di Manado pada pukul 09.45 WITA menggunakan pesawat Lion Air JT 3664 dengan membawa 193 jamaah haji. Sementara itu, kloter kedua dijadwalkan tiba pada pukul 15.00 WITA menggunakan pesawat Lion Air JT 3668 yang mengangkut 192 jamaah haji. Seluruh jamaah tiba melalui embarkasi/debarkasi transit di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Manado.
Dari data yang ada pada Kloter pertama ada 2 jamaah haji yang datang di tanggal 9 juni 2026 dan selanjutnya pada kloter 6 diperkirakan akan tiba di Manado pada hari selasa 16 Juni 2026 dengan jumlah jamaah haji sebanyak 34 penumpang.sehingga keseluruhan yang tercatat jamaah haji yang kembali kemanado berjumlah 393 jamaah haji,
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Para jamaah disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor J. Mailangkay, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pejabat terkait sebagai bentuk perhatian, penghormatan, dan apresiasi atas kepulangan para tamu Allah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji yang telah menunaikan rukun Islam kelima dengan baik. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT serta para jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Wakil Gubernur.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII,General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado.
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko atau yang biasa disapa Oki, menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelayanan kepulangan jamaah haji telah dilakukan secara optimal jauh sebelum kedatangan jamaah.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan secara matang jauh sebelum kedatangan jamaah haji. Koordinasi dilakukan secara menyeluruh bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, mulai dari instansi pemerintah, maskapai penerbangan, otoritas bandara, petugas keamanan, hingga unsur pelayanan darat. Fokus kami adalah memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para jamaah,” ujar Oki.
Ia menambahkan bahwa Bandara Sam Ratulangi telah menyiapkan skema pelayanan khusus guna mendukung kelancaran proses debarkasi jamaah haji. “Kami menyiapkan skema pelayanan khusus yang mencakup penanganan penumpang, pengelolaan bagasi, pengaturan alur kedatangan, hingga koordinasi transportasi lanjutan bagi jamaah. Seluruh proses berlangsung dengan baik berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat. Kami bersyukur dapat mendukung kepulangan jamaah haji Sulawesi Utara dengan pelayanan yang optimal,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan kedatangan jamaah haji, sehingga proses kepulangan dapat berlangsung tertib, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh jamaah maupun keluarga yang menyambut.(jou)
