Barometer.co.id-Amurang. Sebanyak 236 personel jajaran Polres Minahasa Selatan bersama unsur TNI Kodim 1302 Minahasa dilibatkan dalam kegiatan pengamanan ibadah perayaan Jumat Agung, Kematian Yesus Kristus, yang dilaksanakan di 439 Gereja di Wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Pengamanan dilaksanakan dengan konsep terbuka, menggelar personel berseragam dinas dilengkapi peralatan teknis TNI/Polri; serta didukung kegiatan pengamanan tertutup dari fungsi Intelijen.

Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK yang ditemui disela-sela kegiatan monitoring pengamanan menerangkan bahwa pihaknya tidak mau underestimate menghadapi setiap potensi gangguan Kamtibmas perayaan pada Jumat Agung ini.

“Pelibatan personel skala besar ini sebagai bentuk konsistensi sikap kita selaku aparat penanggungjawab keamanan, yang tidak mau underestimate atau tidak menganggap enteng akan setiap potensi gangguan Kamtibmas yang ada, termasuk aksi teror pada perayaan Jumat Agung,” terang Kapolres Minsel saat memantau langsung pengamanan di Gereja Katolik Kebangkitan Kristus, Amurang, Jumat siang (02/04).

Sementara itu, Kabag Ops Polres Minsel Kompol Rahmad Lantemona, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan pengamanan ini jajaran personel TNI/Polri didukung juga ormas Gereja serta dari GP Ansor NU.

“Pengamanan melibatkan personel Polri, ditambah perkuatan dari unsur Koramil TNI/Kodim 1302 Minahasa, didukung Panji Yosua GMIM juga saudara-saudara kita umat Muslim dari GP Ansor,” ungkap Kompol Lantemona.

Terpantau seluruh rangkaian kegiatan peribadatan serta Perjamuan Kudus Jumat Agung, sejak pagi hingga petang hari di Gereja-Gereja yang ada di wilayah hukum Polres Minsel, berjalan aman, lancar dan kondusif, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.(jim)