Ikuti Pekan Kreativitas, Pelajar Kelas 6 SDN Malalayang Kunjungi Lokasi Wisata

Barometer.co.id – Manado

SDN Malalayang melaksanakan kegiatan Pekan Kreativitas Siswa (PKS) dengan mengikutsertakan siswa-siswi kelas 6 melakukan study tour mengunjungi sejumlah objek wisata budaya, wisata industri dan wisata sejarah di Sulut.
Menurut Kepala SDN Malalayang Froukye J Pade SPd, kegiatan PKS berlangsung Jumat, pekan lalu.

“Jadi, PKS merupakan kegiatan tahunan SDN Malalayang yang didalamnya ada kurikulum Merdeka yang memuat Profil Pelajar Pancasila sekaligus juga memperkenalkan wisata budaya, wisata industri dan wisata sejarah,” ujar kepsek, Rabu (12/10).

Lanjut kata kepsek, kegiatan PKS tahun ini mengambil tema “Berkebhinekaan Global, Mandiri dan Kreatif” yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan yaitu, pengenalan budaya di Sulawesi Utara (Sulut), sentra industri dari tanah liat serta sejarah.

Lanjut kata kepsek, melalui pelaksanaan ini para peserta didik bisa menikmati setiap game yang diikuti dan bisa memunculkan sifat kreativitas.

“Pada dasarnya kegiatan ini ingin mengajak anak-anak bersenang-senang. Namun tetap tidak melupakan untuk terus berkreativitas setiap saat dan kapan pun,” ujar kepsek.

Ditambahkannya lagi, dalam kegiatan Pekan Kreativitas Siswa tahun ini, jika dilihat dari segi pelaksanaannya, PKS dilakukan dengan baik dan terorganisir. Terlihat juga dari besarnya antusiasme para siswa dalam pelaksanaan serta respon positif dari para siswa, panitia dan orang tua.

“Semoga kedepannya acara Pekan Kreativitas Siswa dapat berjalan dengan lebih baik dan meriah,” ungkap kepsek.

Untuk itu, dirinya sangat mendukung program dari guru kelas 6 dan mengapresiasi dan berterima kasih atas antusiasme orang tua dan siswa dalam kegiatan ini.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada guru-guru kelas 6 yakni, Lanny Longdong SPd, Joudi Walangitan SPd, Mercy Mokalu SPd dan guru pendamping Feiby Wowor dan orang tua yang telah bekerjasama hingga terlaksananya kegiatan Pekan Kreativitas Siswa SDN Malalayang dengan baik. Tentunya hal ini tidak dapat terwujud dengan baik manakala kita tidak mempunyai perhatian yang penuh terhadap kegiatan tersebut,” pungkasnya.(eau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *