Barometer.co.id-Manado. Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara pada bulan Mei 2024 mengalami kenaikan 0,15 persen dibanding bulan April dan kini menjadi 112,76. Kenaikan NTP ini terutama didorong oleh kenaikan NTP Hortikulutra yang meningkat sangat tinggi yakni 9,31 persen. Subesektor lainnya yang naik walaupun kecil adalah NTP Peternakan 0,61 persen.

“Kenaikan NTP karena nilai Indeks Harga yang diterima Petani (It) mengalami kenaikan lebih cepat dari pada kenaikan nilai Indeks Harga yang dibayar Petani (Ib). Indeks Harga yang diterima Petani (It) naik sebesar 0,67 persen sementara Indeks Harga yang dibayar Petani (Ib) naik hanya sebesar 0,52 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Asim Saputra.

Namun NTP secara Year to Date (YTD) atau tahun kalender, yakni dari Januari hingga Mei 2024 menglaami penurunan 0,08 persen. Sementara NTP secara year on year mengalami kenaikan 4,96 persen.

Kenaikan NTP Hortikultura menurut Asim naik dari 143,41 pada bulan April menjadi 157,77 pada bulan Mei. Subsektor Peternakan naik dari 113,74 di bulan April menjadi 114,43 di bulan Mei. Tiga subsektor lainnya mengalami penurunan, yakni Tanaman Pangan turun 3,75, dari 111,91 pada bulan April menjadi 107,70 pada bulan Mei. NTP Tanaman Perkebunan Rakyat turun 0,54 persen dari 106,55 menjadi 105,98 dan NTP Perikanan turun 1,30 persen, dari 107,92 menjadi 106,52.(jou)