Barometer.co.id-Manado. Memasuki musim dengan potensi cuaca yang tidak menentu, masyarakat di berbagai daerah perlu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Salah satu kondisi yang patut diwaspadai adalah angin kencang, karena dapat memengaruhi kestabilan sepeda motor dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) mengimbau seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman dalam setiap perjalanan. Selain memastikan kondisi sepeda motor tetap prima, pengendara juga perlu menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi cuaca yang dihadapi.
Berikut beberapa tips berkendara sepeda motor saat cuaca berangin:
1. Kurangi Kecepatan
Angin kencang dapat mengurangi kestabilan sepeda motor. Berkendaralah dengan kecepatan yang lebih rendah agar motor lebih mudah dikendalikan ketika terkena hembusan angin.
2. Pegang Setang dengan Stabil
Gunakan kedua tangan untuk memegang setang dengan mantap, namun tetap rileks. Posisi tubuh yang tidak kaku akan membantu pengendara merespons perubahan arah angin dengan lebih baik.
3. Jaga Jarak Aman
Berikan jarak yang lebih jauh dengan kendaraan di depan. Kondisi angin dapat menyebabkan kendaraan bergerak atau berubah arah secara tiba-tiba sehingga ruang antarkendaraan menjadi sangat penting.
4. Waspadai Kendaraan Besar dan Area Terbuka
Saat melintas di samping truk, bus, jembatan, atau jalan yang minim penghalang, pengendara perlu lebih waspada terhadap hembusan angin yang dapat mengganggu keseimbangan sepeda motor.
5. Hindari Membawa Muatan Berlebihan
Muatan yang terlalu tinggi atau tidak terikat dengan baik lebih mudah tertiup angin dan dapat membuat sepeda motor sulit dikendalikan. Pastikan barang bawaan aman dan sesuai kapasitas kendaraan.
Menurut Andhika Reynold Salindeho, Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Wisesa, kemampuan beradaptasi dengan kondisi cuaca merupakan bagian penting dari budaya berkendara yang aman.
“Cuaca merupakan faktor yang tidak bisa dikendalikan, tetapi cara kita berkendara dapat disesuaikan. Saat angin bertiup kencang, kurangi kecepatan, tingkatkan konsentrasi, jaga jarak aman, dan hindari manuver yang mendadak. Dengan menerapkan perilaku berkendara yang aman, risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” ujar Andhika.
Ia juga mengingatkan agar pengendara selalu melakukan pengecekan kondisi sepeda motor sebelum bepergian, seperti memastikan tekanan ban sesuai standar, rem berfungsi dengan baik, serta menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, mulai dari helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, hingga sepatu.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Daya Adicipta Wisesa terus berkomitmen mengedukasi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan, termasuk dengan menyesuaikan cara berkendara terhadap berbagai kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.(jou)
