Barometer.co.id-Jakarta. Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente menyebutkan pemain-pemain asuhannya tampil luar biasa ketika mengalahkan Prancis 2-0 pada pertandingan semifinal di Stadion AT&T, Arlington, Selasa waktu setempat atau Rabu (15/07/26) dinihari WIB.
De la Fuente mengatakan penampilan Spanyol merupakan hasil dari yang mereka bentuk sejak empat tahun lalu. “Kami memulainya hampir empat tahun lalu dengan ide dan kami terus berpegang teguh kepada ide tersebut dan itu membawa kami di sini (final),” tegas De la Fuente.
Spanyol mengatasi perlawanan Prancis dengan 2-0 melalui gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro. Kemenangan ini membuat Spanyol kembali ke partai final Piala Dunia 2026 setelah menantikan 16 tahun untuk menghadapi pemenang laga semifinal Inggris melawan Argentina.
Pelatih berkebangsaan Spanyol mengatakan kemenangan atas Prancis adalah hal yang luar biasa karena Les Blues adalah salah satu tim terbaik di dunia.
“Para pemain ini layak mendapatkan segalanya, hari demi hari mereka telah menunjukkan komitmen, solidaritas, kemurahan hati, dan bakat mereka. Mereka membuat hal yang sulit tampak mudah,” kata De La Fuente.
Spanyol berhasil menghentikan rentetan kemenangan beruntun Prancis setelah skuad asuhan Didier Deschamps selalu menang sejak fase grup.
Sebelumnya Prancis mengalahkan Senegal, Irak, Norwegia, Swedia, Paraguay dan Maroko dan hanya kebobolan dua kali sebelum bertemu dengan Spanyol.
Kedua tim memperagakan permainan terbuka ketika dimulai, namun mereka belum menciptakan peluang berbahaya.
Spanyol memiliki peluang emas untuk unggul terlebih dahulu setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti akibat Lucas Digne melanggar Lamine Yamal di kotak terlarang.
Mikel Oyarzabal yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya tak dapat dijangkau oleh Mike Maignan sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit ke-22.
Spanyol sempat memiliki peluang menggandakan keunggulan, tetapi tendangan pemainnya diblok lini pertahanan Prancis.
Pada sisa waktu babak pertama, Prancis terus mencari celah dan berupaya setidaknya untuk menyamakan kedudukan, akan tetapi hingga turun minum skor 1-0 untuk keunggulan Spanyol bertahan.
Pada babak kedua, Spanyol berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah umpan Dani Olmo dikonversi oleh Pedro Porro menjadi gol indah pada menit ke-58.
Spanyol sempat kembali membobol gawang Prancis lewat aksi individual Lamine Yamal, namun gol yang juga indah initidak disahkan wasit karena offside.
Pada waktu yang tersisa, Prancis terus berusaha untuk setidaknya memperkecil ketertinggalannya, akan tetapi hingga laga usai, skor 2-0 untuk Spanyol bertahan.(ANTARA)
