Barometer.co.id-Manado. KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyebutkan jumlah pemilih berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 sebanyak 2.013.143 orang.
“Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan hasil Rekapitulasi PDPB Semester II Tahun 2025 yaitu sejumlah 2.003.391 pemilih,” kata Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan di Manado, Selasa.
Kenly didampingi beberapa anggota KPU Sulut seperti Lanny Ointu, Meidy Tinangon, Salman Saelangi serta Plh Sekretaris Ariesto Matantu, menyebutkan, dari 2.013.143 pemilih tersebut, sebanyak 1.016.283 pemilih laki-laki dan 996.860 pemilih perempuan.
Poluan menyampaikan bahwa Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan KPU sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan akurasi daftar pemilih.
“Pelaksanaan rekapitulasi PDPB di tingkat provinsi dilakukan setiap semester dan menjadi bagian dari program nasional yang memerlukan dukungan seluruh stakeholder,” ujarnya.
Oleh karena itu, menurut dia, pemutakhiran data pemilih harus dilaksanakan secara cermat dan berkelanjutan agar menjadi fondasi bagi penyelenggaraan Pemilu Tahun 2029 nanti.
“Kehadiran para pihak tersebut merupakan bentuk sinergi dan dukungan dalam pelaksanaan pemutakhiran data pemilih yang akurat dan mutakhir,” kata Kenly menambahkan.
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang diikuti KPU kabupaten/kota tersebut juga dihadiri pihak terkait seperti Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Polda, Kodam XIII/Merdeka, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara.(ANTARA)
