Barometer.co.id-Manado. PT. Pelindo Regional 4 Manado mulai menerapkan sterilisasi dermaga pelabuhan Manado pada Senin, 12 Oktober 2026. Sterilisasi pada hari pertama tersebut berlangsung lancar dan kondusif, tanpa adanya kejadian luar biasa.

Patroli sterilisasi dermaga Pelabuhan Manado dilakukan bersama oleh KSOP Kelas III Manado, Polsek Pelabuhan dan Polrestas Manado, unsur TNI dan Dishub Provinsi Sulawesi Utara.

“Dari hasil patroli, tidak ada lagi aktivitas pedagang asongan di seluruh area dermaga. Beberapa pedagang asongan yang kedapatan naik ke kapal langsung diturunkan oleh petugas,” kata GM PT. Pelindo Regional 4 Manado, Nurlayla Arbie, Senin (12/10/26).

Dengan mulai diterapkannya seterilisasi dermaga ini, Pelabuhan Manado kini semakin tertib dan lancar. Antrian penumpang yang melakukan scan tiket kapal di terminal juga berjalan lancar.

“Untuk pengunjung yang meminta akses khusus seperti mendampingi penumpang yang sakit atau alasan lainnya, disentralkan di meja informasi terminal penumpang,” kata Nurlayla.

Ia mengatakan, sterilisasi dermaga ini dilakukan berdasarkan UU No. 17 Tahun 2008 yang menyebutkan, Dermaga dan kapal merupakan zona vita pelabuhan yang hanya dapat diakses oleh pihak berkepentingan dan memilki izin resmi.

Penerpaan sterilisasi ini juga berdasarkan Surat Kepala KSOP Kelas III Manado nomor UM.001/06/13/KSOP.MDO-26.

“Dengan adanya sterilisasi ini, maka penjual asongan dilarang melakukan aktivitas berjualan di area dermaga dan kapal yang telah ditetapkan sebagai area steril/terbatas,” ujarnya.

Berang dagangan, gerobak, keranjang, maupun perlengkapan berjualan tidak diperkenankan ditempatkan di aera dermaga, jalur evakuasi, akses menuju kapal, tangga kapal maupun area operasional lainnya

“Pengunjung dan pengantar yang tidak memiliki tiket/dokumen perjalanan yang saha tidak diperkenankan memasuki area dermaga dan kapal,” kata Nurlayla.(jou)