Barometer.co.id-Manado. Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow Raya, ritual adat di Ballroom Sutan Raja Hotel Kotamobagu, pekan lalu, menganugerahkan gelar kehormatan adat kepada Hadi Pandunata, salah satu pengusaha nasional yang berinvestasi di Bolmong Raya.

Hadi Pandunata dianugerahi gelar sebagai “TONGGANUT IN TA MOTOMPIRA” yang artinya “seorang yang menjadi inspirasi dalam mengajak melakukan kebaikan”. Selain itu, Bersama Keluarga, Hadi Pandunata diangkat sebagai Warga Kehormatan Bolaang Mongondow Raya.

Hadi Pandunata.

Dalam penganugerahan ini Hadi Pandunata didampingi Istri tercinta Patricia dan Anak Sulung Victor Pandunata. Prosesi ini dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Limi Mokodompit MM, didampingi para Sangadi/Lurah Bolmong Raya, Tokoh-Tokoh Adat se Bolmong Raya serta Civitas akademi Institut Agama Islam Kotamobagu.

Dalam sambutan penganugerahan itu Ketua Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow Raya (Amabom) Drs. H. Zainul Armyn Lantong menjelaskan proses pemberian gelar kepada Hadi Pandunata sebagai “Tongganut In Ta Motompira” sekaligus bersama Keluarga menjadi “warga kehormatan Bolaang Mongondow Raya”.

“Prosesnya diawali dengan adanya usulan dalam pertemuan tokoh-tokoh adat se Bolaang Mongondow Raya untuk mempertimbangkan layak tidaknya Pak Hadi menerima gelar kehormatan ini,” tulis Ketua Amabom, Drs. H. Zainul Armyn Lantong lewat rilis kepada media ini.

“Setelah dilakukan Kajian yang matang termasuk meneliti rekam jejak yang bersangkutan maka dibahas dalam Rapat Dewan Adat yang akhirnya sepakat secara bulat bahwa Pak Hadi Pandunata layak menerima gelar Tongganut In Ta Motompira sekaligus menerima keluarga sebagai warga kehormatan Bolaang Mongondow Raya, jadi prosesnya telah melalui kajian mendalam yang memakan waktu yang cukup Panjang,” urai Lantong.

Sebagaimana diketahui Kendatipun Hadi Pandunata tidak memiliki darah keturunan Bolaang Mongondow tapi kebaikan hati beliau yang sungguh-sungguh ingin membangun Bolaang Mongondow khususnya melalui dunia Pendidikan telah dibuktikannya antara lain ketika Institut Agama Islam Kotamobagu dapat memiliki konektivitas dengan salah satu perguruan tinggi bertaraf internasional yaitu “President University” yang terletak di Bekasi, Jawa Barat.

Bahkan telah dilakukan Memorandum of Undarstanding (MOU) dimana putra-putri terbaik yang sedang kuliah di IAIK diberikan kesempatan secara gratis kuliah di President University. Menurut Rektor Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) Dr. Muliadi Mokodompit, SE,M.Si pemberian gelar ini sudah tepat.

“Karena itu saya atas nama Civitas Akademika IAIK menyampaikan selamat kepada Pak Hadi dan berharap moment ini menjadi titik awal untuk lebih hebat lagi menjadi panutan berbuat kebaikan bagi banyak orang, serta berterima kasih karena telah mengijinkan Bapak Pdt. Mody Donny Sumolang, STh dan Bapak Ir.Hasurungan Nainggolan untuk mengabdikan diri sebagai dosen Luar Biasa di Institut Agama Islam Kotamobagu,” ujar Mokodompit.

Dalam acara penganugerahan ini, Hadi Pandunata didaulat untuk memberi Kuliah Umum dengan tema “Ekonomi Makro dan Enterpreunership dalam meningkatan ekonomi Masyarakat Bolaang Mongondow Raya” .

Kendatipun Kuliah Umum praktis hanya 30 menit tapi telah memukau audience dan membuka wawasan khususnya mahasiswa IAIK untuk memiliki jiwa enterpreunership.
Bupati Bolmong Limi Mokodompit, MM dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Hadi Pandunata bersama Keluarga atas penganugerahan ini.

“Saya berharap setelah menjadi warga kehormatan Bolaang Mongondow Raya dan berhak atas panggilan baru sebagai Papa Victor dan Istri dipanggil Mama Victor, akan lebih bersemangat mengabdikan diri bagi kemajuan Bolaang Mongondow Raya baik didunia Pendidikan, pertambangan,Industri Pariwisata, industry pertanian , industry perkebunan dan industri peternakan,” tutup Bupati Limi Mokodompit.(*/hja)