Barometer.co.id-Manado. Dua sektor yang menjadi penggerak ekonomi di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutenggomalut) yakni Perdagangan Besar serta Pertanian mendapat porsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office (RO) 16 Manado.
“Proporsi KUR untuk sektor Perdagangan Besar dan Eceran mencapai 40,73 persen, sedangkan sektor Pertanian, Perburuan dan Perikanan sebesar 31,13 persen. Jadi dari dua sektor ini saja sudah mencapai 71,86 persen,” kata Regional Mikro Banking Head BRI RO 16 Manado, Rizky Andhika saat berbincang dengan media, Senin (11/05/26).
Sektor berikutnya yang mendapat KUR terbesar adalah Jasa Kemasyarakatan, Sosial, Budaya, Hiburan dan Perorangan Lainnya sebesar 9,81%, kemudian Industri Pengolahan 7,44%, Perikanan 4,14% dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 2,39%.
Rizky mengatakan, BRI RO 16 Manado dalam upaya meningkatkan kredit UMKM serta mendorong perekonomian, fokus mengembangkan klaster ekosistem komoditi unggulan di masing-masing area.
“Untuk Area Gorontalo, komoditi unggulan adalah jagung dan padi sawah, kemudian Area Palu Perkebunan kopi, cacao dan durian serta di Area Manado Pertanian/Perkebunan yakni cengkeh, pala dan kopra serta Perikanan dan Kelautan,” jelas Rizky.
Ia mengatakan, sampai dengan April 2026, BRI RO 16 Manado telah menyalurkan KUR sebesar Rp1,5 triliun dengan total debitur 30.803. Terdiri dari KUR Mikro Rp1,247 Triliun dengan 29.978 debitur, dan KUR Kecil (Rp100 juta – Rp500 juta) sebesar Rp254,36 miliar dengan 825 debitur.(jou)
Baca juga: BRI RO 16 Manado Sudah Salurkan KUR Rp1,5 Triliun Hingga April 2026
