Barometer.co.id-Manado. Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengatakan saat ini ada sebanyak 34 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sudah merambah pasar global dengan menjadi eksportir aktif.
“Ada juga sebanyak 47 unit lainnya yang sedang dalam tahap standardisasi menuju potensi ekspor,” kata Yulius di Manado, Rabu (29/04/26).
Dia menjelaskan, saat ini terdapat total 408.505 unit usaha UMKM yang beroperasi di 15 kabupaten dan kota.
Apabila dibedah berdasarkan strukturnya, ia mengatakan ekonomi Sulawesi Utara digerakkan secara masif oleh 398.098 unit usaha mikro, didukung oleh 8.659 usaha kecil dan 1.748 usaha menengah.
Yulius menjelaskan, beberapa upaya intervensi yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor UMKM. Di antaranya, pemberian bantuan peralatan kepada 960 unit usaha, serta bantuan modal kerja bagi 1.750 unit usaha.
Selanjutnya, pendidikan dan pelatihan, di mana sebanyak 1.525 pelaku UMKM telah mengikuti program pendidikan, pelatihan, workshop, dan bimbingan teknis secara berkelanjutan hingga tahun 2025.
Selain itu, pemerintah daerah melakukan pendampingan pengurusan legalitas UMKM mikro sebanyak 17.607 Nomor Induk Berusaha (NIB) serta pendampingan usaha oleh tenaga pendamping UMKM berkaitan dengan digitalisasi, akses pemasaran serta akses kredit usaha rakyat sebanyak 2.142 NIB.
Beberapa produk UMKM yang telah merambah pasar global di anggarannya ikan asap (Cakalang Fufu), vanila, cemilan dan abon.(ANTARA)
