Barometer.co.id-Manado. Fase Ageing Population atau populasi menua di Provinsi Sulawesi Utara pada 2025 semakin tinggi. Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, penduduk lanjut usia (lansia) di Sulawesi Utara telah mencapai 14,12%, lebih tinggi dibanding Sensus Penduduk 2020 yang sebesar 12,19%.

“Ageing Population ditandai dengan persentase penduduk lansia berumur 60 ke atas sebesar 10 persen atau lebih. Di Sulawesi Utara terjadi disparitas antarwilayah, di mana yang tertinggi di Kabupaten Minahasa dengan 17,65 persen penduduk lansia, dan terendah di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), 9,32%. Bolsel juga menjadi satu-satunya wilayah di Sulut dengan penduduk lansia di bawah 10 persen, atau belum memasuki ageing population,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi, Selasa (05/05/26).
Penduduk lansia di Sulut juga berada di atas nasional yang sebesar 11,97% dan menempati peringkat kelima tertinggi. Provinsi dengan penduduk lansia tertinggi adalah DI Yogyakarta (17,83%), sedangkan yang terendah adalah Papua Tengah (6,71%).
Watekhi mengatakan, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, 10 di antaranya memiliki penduduk lansia di atas nasional, dan hanya lima yang berada di bawah nasional. Kota Manado yang merupakan ibukota provinsi Sulawesi Utara, memiliki penduduk lansia 14,16%.
“Dengan memasuki fase Ageing Population, maka Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara perlu membuat kebijakan yang ramah lansia,” ujar Watekhi.(jou)
