oleh

Oknum Kepsek SD di Minsel Diduga Kumpul Kebo Dengan Pria Beristri

Barometer.co.id – Amurang

Dunia Pendidikan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tercoreng dengan adanya dugaan seorang oknum Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD). Oknum berinisial LT diduga melakukan hal yang tak patut di tiru yaitu hidup bersama sebagai suami istri di luar pernikahan alias kumpul kebo.

Perbuatan ini sungguh meresakan bagi warga yang tinggal disekitaran rumah dimana oknum tersebut tinggal bersama pasangan kumpul kebonya.

Lebih parahnya lagi menurut sumber yang dipercaya perbuatan mereka yang tinggal serumah selayaknya suami istri ini kurang lebih 3 tahun lamanya.

Menurut sumber diketahui oknum kepsek tersebut masih mempunyai suami sah, yang tinggal di Minsel namun beda kampung dan Kecamatan, sedangkan Hubungan Gelap nya (Hugel) berinisial SK berstatus duda, cerai yang kedua kalinya.

“Kami warga pada umumnya dilingkungan sekitar sini sudah tahu perbuatan oknum kepsek. Dia tinggal sama-sama dengan oknum SK kurang lebih sudah 3 tahun. Percuma saja kami laporkan ke Pemerintah, sedangkan saat ini saja sudah diketahui toh tidak ada tindakan. Perbuatan ini sangat mereshkan warga, ini perbuatan yang sangat memalukan, melanggar norma agama dan pemerintah. Terlebih sebagai ASN dan Kepsek,” ujar sumber yang terpercaya, Selasa (15/11).

Sumber menambahkan, perbuatan ini mencoreng dunia pendidikan terlebih di Minsel. Bagaimana tidak yang seharusnya oknum Kepsek memberikan panutan, teladan dan contoh. Sehingga dampaknya besar bagi masyarakat.

“Kami minta kepada pihak dinas terkait, kiranya langsung menyikapi hal ini, inikan sudah mencoreng bupati dan wakil bupati, kok oknum kepsek orang seperti ini bisa memimpin dilingkup sekolah yang ada di Minsel,” tegas sumber.

Kepala dinas pendidikan Minsel melalui Sekretaris dinas ketika di konfirmasi menjawab, persoalan ini akan ditindak lanjuti.

“Saya akan laporkan ke Kepala dinas, dan oknum ini pasti akan di panggil untuk mendengar penjelasannya, kalau memang kepsek ini belum cerai dengan suaminya tentu tidak boleh sama-sama, apalagi ini laporan dari warga,” ujar Joike Tangkere.

Sementara itu ditempat lainnya oknum kepsek saat ditemui tidak memberi tanggapan. 

“Saya masih ada urusan ke Inspektorat menyelesaikan soal pencairan anggaran sekolah,” terang oknum kepsek ini, Rabu (16/11).

Dari sikap oknum kepsek saat ditemui oleh media ini, menunjukan gelagat seperti kebakaran jenggot. Terlebih hanya menonjolkan jawaban kesibukan urusan sekolah, disitu seperti tersirat menutupi hal yang salah.

Karena oknum terlihat juga salah tingkah harus menjawab pertanyaan hal tersebut, oknum kepsek langsung menanyakan surat tugas kepada awak media. Padahal sebelum-sebelumnya pertemuan terkait hal lainya tak pernah menanyakan surat tugas.(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *