oleh

Oknum Kepsek Selingkuhi Pria Beristri Memasuki Babak Baru

Barometer.co.id – Amurang

Dugaan Hubungan Gelap (Hugel) Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) inisial LT di wilayah Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dengan seorang laki-laki berstatus duda inisial SK di salah satu komplek Kelurahan Bitung-Minsel, saat ini untuk penanganannya tengah diserius oleh pihak Dinas Pendidikan Minsel.

Mencuatnya kasus ini hingga terkuak aib di dunia pendidikan khususnya di Minsel karena adanya laporan keresahan warga setempat. Bagaimana tidak, sumber yg dipercaya menyebut bahwa dugaan pasangan hugel ini sudah berjalan cukup lama kurang lebih tiga tahun.

Sehingga pihak dinas pendidikan setempat mengambil tindakan  memanggil oknum Kepsek LT.

“Perbuatan ini jika betul-betul terbukti oknum kepsek melakukan maka pasti ada sanksi bagi dia, apalagi ini kepsek sudah bersuami, yang jelas saya akan panggil terlebih dahulu itu oknum LT,” ujar Arthur Donald Tumipa, M.Ed selakuPelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Minsel. 

Menurut Tumipa sebenarnya hal ini tidak harus terjadi, karena sebelum-sebelumnya dia selalu mewanti-wanti kepada seluruh ASN didinas dikbud apa terlebih menjadi Kepsek yang seharusnya menjadi teladan didalam dikbud itu sendiri, karena menjadi seorang pendidik.

Menurut Kadis bagaimana dia menjadi teladan atau contoh kalau dia sendiri tidak memimpin dengan baik, maksimal di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Teladan itu perlu adanya sikap, tindakan dan pikiran, sehingga kita boleh mengontrol ketika mengunggapkan sesuatu dan perbuatan. Sekali lagi berikan saya kesempatan terlebih dahulu akan memanggil secara khusus ini kepsek atas dugaan yg dia perbuat, kami akan telusuri dari data-data atau info-info, apalagi perbuatan seperti itu dilakukannya dan tidak bisa mengelak, jika yang bersangkutan mengelak justru tidak memberi teladan berarti berbohong,”tegas Tumipa yang juga devinitif Asisten Administrasi Umum Pemkab Minsel.

Tumipa menambahkan kasus ini akan disampaikan ke Bupati dan bisa saja oknum ini akan diberhentikan atau dibebaskan sebagai kepsek.

“Saya akan laporkan ke bupati, karena tindakan ini tidak terpuji, bisa saja dikeluarkan atau di nonjobkan tidak lagi menjabat sebagai kepsek, karena bupati sering juga mengingatkan ‘awas ya kalau ada yang bahugel-bahugel, mungkin kita tidak melihat tapi Tuhan yang melihat, dikatakan kadis meniruhkan ucapan bupati tersebut,” imbuhnya.(jim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *